news

Antusiasme Siswa dan Berkah Program Makan Bergizi Gratis di Jombang Jember

Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:50 WIB
Salah seorang siswa tampak antusias saat menyantap menu MBG (M Purnomo/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id – Suasana ceria menyelimuti halaman SDN Wringinagung 01, Kecamatan Jombang, pada Sabtu, 20 Juni 2026 pagi. Deru kendaraan operasional pembawa logistik Makan Bergizi Gratis"(MBG) langsung disambut sorak-sorai riuh dari para siswa.

Dari balik jendela kelas, puluhan pasang mata anak-anak tampak tak sabar menanti paket menu sehat yang akan mereka santap hari itu.

Salah satu raut kebahagiaan terpancar dari Felish, siswi kelas 2 yang menjadi orang pertama di kelasnya yang menerima jatah makanan tersebut. Dengan senyum malu-malu, dia mengungkapkan rasa sukanya pada hidangan yang disajikan.

Baca Juga: Berdayakan 100 Persen Warga Lokal, SPPG di Jombang Jember Prioritaskan Keluarga Berpenghasilan Rendah

"Suka sekali, selalu saya habiskan karena rasanya enak," tutur Felish polos.

Dampak positif program MBG ini diakui langsung oleh pihak sekolah. Nurlia, Wali Kelas 2 SDN Wringinagung 01, membeberkan sebuah fenomena menarik sejak program ini digulirkan. Selain menjamin kecukupan nutrisi, MBG ternyata ampuh menekan angka absensi atau bolos sekolah.

"Uniknya, tingkat kehadiran anak-anak justru meningkat drastis sejak ada program ini. Dulu, hampir setiap hari ada saja siswa yang izin absen. Sekarang mereka jauh lebih rajin datang ke sekolah," beber Nurlia.

Baca Juga: Pastikan Pemenuhan Gizi Maksimal di Lapangan, BGN Wajibkan Menu Daging Sapi Tiap Jumat di SPPG Jember

Sebagai pendidik, Nurlia mengaku jauh lebih tenang. Momen makan bersama di sekolah ini menjadi solusi nyata bagi para murid yang kerap melewatkan sarapan di rumah karena faktor ekonomi.

"Di sini semua anak bisa makan bersama secara teratur tanpa terkecuali, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan di rumahnya," tambahnya.

Manfaat nyata program ini tidak hanya dirasakan di tingkat sekolah dasar, melainkan juga menyasar jenjang pendidikan anak usia dini. Iis, seorang wali murid asal Wringinagung, menyampaikan rasa syukur karena buah hatinya yang bersekolah di TK A Muslimat Nurul Chotib Al-Qodiri juga mendapatkan fasilitas serupa.

Baca Juga: Anggaran Revitalisasi Sekolah Bertambah Rp16 Triliun, Politisi Golkar Purnamasidi Dorong Pemkab Jember Segera Tangkap Momentum

Menurut Iis, setidaknya ada tiga keuntungan besar yang dirasakan langsung oleh orang tua murid. Pertama, menekan kebiasaan jajan sembarangan.

Program ini efektif membatasi anak-anak mengonsumsi camilan instan berpenyedap tinggi (ciki-ciki) saat jam istirahat. Imbauan membawa air mineral dari rumah juga sukses mengurangi kebiasaan anak-anak membeli minuman es.

Halaman:

Tags

Terkini