SketsaNusantara.id - Dinas Perhubungan (dishub) DKI Jakarta angkat bicara sekaligus menyampaikan permintaan maaf usai beredar video terkait penertiban parkir di Jakarta Timur yang sempat ramai jadi perbincangan di media sosial.
Belum lama ini, sebuah video yang memperlihatkan seorang driver atau pengemudi ojek online (ojol) memohon kepada petugas agar motornya tidak diangkut mendadak viral di media sosial.
Peristiwa yang terjadi pada hari Rabu, 17 Juni 2026 itu menuai simpati publik. Dalam video yang beredar, driver ojol asal Bekasi tersebut terlihat histeris saat melihat motornya sudah berada di atas truk pengangkut setelah terjaring penertiban parkir di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur (Jaktim). Ia bahkan sempat memanjat bagian pintu truk sambil memohon agar kendaraannya dikembalikan.
"Tolong pak, saya orang miskin. Saya butuh makan. Hari ini, sejak pagi baru kali ini dapat orderan, sama sekali belum dapat uang. Tolong balikin motor saya Pak," ucap driver ojol dalam video yang diunggah akun Instagram @info.jabodetabek.
Momen tersebut membuat banyak warganet terenyuh. Tidak sedikit yang meminta petugas untuk lebih mengedepankan sisi kemanusiaan mengingat kendaraan tersebut digunakan sang pengemudi untuk mencari nafkah sehari-hari.
Berdasarkan informasi yang beredar, kejadian bermula ketika pengemudi ojol tersebut meninggalkan sepeda motornya untuk mengambil pesanan makanan pelanggan di kawasan Jatinegara Timur.
Namun saat kembali, driver ojol tersebut mendapati kendaraannya telah terjaring operasi penertiban parkir liar yang dilakukan petugas gabungan dari Suku Dinas Perhubungan Jaktim.
Kondisi itu membuatnya panik dan emosional. Pasalnya, sepeda motor tersebut harus segera digunakan untuk bekerja demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Baca Juga: Ivan Gunawan Traktir Ojol yang Ambil Orderan di Restorannya, Sering Ambil Pesanan di Sini Tapi…
Video tersebut kemudian menyebar luas di berbagai platform media sosial dan menjadi perbincangan hangat warganet. Banyak warganet bersimpati terhadap kondisi driver ojol tersebut hingga akun media sosial Dinas Perhubungan DKI Jakarta dibanjiri protes dari warganet.
Banyak yang mempertanyakan kebijakan penertiban yang dilakukan terhadap pengemudi ojol yang saat itu sedang mengambil pesanan pelanggan dan berharap petugas bisa lebih bijak dengan mengedepankan pendekatan persuasif dalam menangani situasi tersebut.
Menanggapi polemik yang berkembang, Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur akhirnya memberikan penjelasan sekaligus menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat.
Melalui siaran pers yang diunggah di akun Instagram resminya, Sudinhub Jakarta Timur menjelaskan bahwa penertiban parkir liar di Jalan Jatinegara Timur, tepatnya di depan J-Town, telah dilakukan sesuai prosedur (SOP) berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi.
Artikel Terkait
Viral! Driver ShopeeFood di Sleman Jogja Dianiaya Customer Gegara Telat Antar Pesanan Makanan, Rumah Pelaku Digeruduk Ojol hingga Dibawa ke Polisi
Mengenal Sosok Affan Kurniawan, Drivel Ojol yang Dilindar Rantis Brimob hingga Tewas, Pemuda 21 Tahun Tulang Punggung Keluarga
Dihujat Netizen Gara-gara Postingannya Diduga Menghina Profesi Ojol, Zaskia Mecca Klarifikasi: ‘Aku Kemana-mana Ngojek’
Bertrand Antolin Soroti Driver Ojol yang Demo Tuntut Pembebasan Presiden Venezuela di Depan Kedubes AS, Warganet Justru Curiga Ada Pengalihan Isu
Meninggal saat Berjuang Mencari Nafkah Pengemudi Ojol Ditemukan Tak Bernyawa di Atas Motor di Batam
Modus Antar ke Rumah Sakit, Ojol Pangkalan di Terminal Giwangan Yogyakarta Jadi Korban Penggelapan Motor