Sampai sekitar 22 tahun ponpes ini berdiri, Kiai bermusyawarah dan beristikhoroh hingga tercetuslah nama 'Salafiyyah'.
Nama tersebut ditetapkan sebab pondok ini salaf, baik dari Muasisnya (Pendiri) maupun dari metode belajar mengajarnya yang tetap dipertahankan sampai sekarang.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Dari Tanah Pensiunan Jadi Surga Edukasi Alam, Nikmati Pesona Taman Botani Sukorambi Jember, Wisata Ramah Keluarga yang Penuh Ilmu dan Hiburan
Bukan Sekadar Kentongan! Inilah Evolusi Musik Patrol Jember dari Ronda Malam, Merpati hingga Pentas Nasional
Kuliner Kesukaan Ir Soekarno Presiden Pertama RI! Suguhan yang Punya Aroma Menyengat, Meski Tampak Busuk Tapi Punya Khasiat Melimpah
Desa Paling Tua di Jember? Punya Kisah Masa Lalu yang Berkaitan dengan Asmara, Nasib Kelam Dialami Seorang Putra Kerajaan
Akibat Takdir Mimpi Bertemu Rasulullah SAW hingga 3 Kali, Tokoh Wali Songo ini Lahir dari 2 Kerajaan Besar
Tak Hanya Keris, Ini 9 Senjata Tradisional Yogyakarta yang Unik, Ada yang Dipakai Mata-Mata Perempuan bak Ninja
Berlayar sejak Tahun 1500, Kapal 7 Layar ini adalah Bukti Keperkasaan Pelaut Indonesia yang Mendunia
Asal-usul Es Dung-Dung Alias Es Puter, Ini 4 Fakta Unik tentang Es Krim Jadul di Zaman Penjajahan Belanda
5 Fakta Situs Gumuk Gong atau Watu Gong Jember: Jejak Perdaban Kuno Nusantara hingga Disebut Prasasti Tertua di Jawa Timur