Selasa, 16 Juni 2026

Yogyakarta Jadi Satu-Satunya Provinsi yang Tak Pernah Dijajah Bangsa Asing, Intip Kisah Kesultanan Tertua di Indonesia yang Dihormati hingga Kini

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 12 April 2025 | 22:00 WIB
Potret Keraton Yogyakarta sebagai bukti keberadaan Kesultanan Tertua di Indonesia yang masih dihormati hingga kini (jogjaprov.go.id)
Potret Keraton Yogyakarta sebagai bukti keberadaan Kesultanan Tertua di Indonesia yang masih dihormati hingga kini (jogjaprov.go.id)

SketsaNusantara.id - Tahukah Anda? Yogyakarta merupakan satu-satunya provinsi di Indonesia yang tidak pernah dijajah oleh bangsa asing.

Dalam catatan sejarah, Indonesia dijajah oleh Belanda selama puluhan tahun sebelum akhirnya merdeka pada 17 Agustus 1945.

Menariknya, Yogyakarta menjadi satu-satunya wilayah di Indonesia yang tetap mempertahankan kedaulatannya dan tidak pernah berada di bawah kendali penjajah, bahkan di era kolonial Belanda.

Baca Juga: Tak Hanya Keris, Ini 9 Senjata Tradisional Yogyakarta yang Unik, Ada yang Dipakai Mata-Mata Perempuan bak Ninja

Dalam video yang diunggah di kanal YouTube Risyad and Son, disebutkan bahwa Yogyakarta belum pernah dijajah karena daerah tersebut dikenal sebagai Kesultanan tertua di Indonesia.

"Belanda sangat menghormati Kesultanan Yogyakarta sehingga posisinya dianggap setara dengan orang-orang Belanda terdahulu," kata Risyad dalam video yang diunggah pada 16 Januari 2025.

Selain itu, Belanda juga memberikan gelar Knight Grand Cross of Order of Orrange-Nassau pada Kesultanan Yogyakarta sebagai tanda kehormatan dari Kerajaan Belanda.

Baca Juga: Mirip Syekh Siti Jenar, Tokoh Wayang ini Asli Jawa dan Hanya di Yogyakarta: Sakti Tanpa Tanding dan Menolak Kehidupan Duniawi

Lantas, benarkah Yogyakarta jadi salah satu provinsi yang dianggap terhormat oleh Belanda sehingga wilayahnya tidak pernah dijajah sebelumnya?

Dilansir SketsaNusantara.id dari situs resmi Pemerintah Daerah Yogyakarta, keberadaan wilayah ini sebagai Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bermula dari berdirinya Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat berdasarkan Perjanjian Giyanti tahun 1755.

Berawal dari perjanjian yang ditandatangani di Desa Giyanti, Karanganyar, Jawa Tengah itu, muncul suatu sistem pemerintahan yang teratur.

Baca Juga: Dibangun Pada Masa Pemerintahan Prabu Brawijaya V, Inilah Candi Cetho di Karanganyar yang Sudah Ada Sekitar 1451 Masehi

Yogyakarta kemudian berkembang menjadi Daerah Istimewa pada tahun 1950, wilayah yang memiliki status khusus yang merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat didirikan pada tahun 1755 oleh Pangeran Mangkubumi yang kemudian bergelar Sultan Hamengku Buwono I.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: jogjaprov.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X