Minggu, 19 Juli 2026

Bukan Hanya Kesultanan Mataram Yogyakarta, 2 Kerajaan di Nusantara ini Masih Bertahan di Zaman Sekarang

Photo Author
Fadillah Nuzulul Rahman, Sketsa Nusantara
- Selasa, 17 September 2024 | 13:00 WIB
Kerajaan di Nusantara yang tidak hilang oleh sejarah. (X/@kratonjogja)
Kerajaan di Nusantara yang tidak hilang oleh sejarah. (X/@kratonjogja)

 

SketsaNusantara.id- Sebelum Indonesia menjadi negara kesatuan seperti sekarang, tanah air kita dipenuhi oleh berbagai kerajaan yang meliputi kekuasaan Hindu, Buddha, dan Islam.

Meskipun sebagian besar dari kerajaan ini telah kehilangan kekuasaan politiknya.

Namun, beberapa masih bertahan sebagai simbol budaya dan sejarah, dengan pemimpin lokal yang menjaga tradisi mereka hingga hari ini.

Baca Juga: Tragis, Kerajaan Katolik Pertama di Nusantara Dihancurkan Belanda, Wariskan Adat dan Tradisi dari Kaki Gunung Ile Mandiri

Seperti dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Bumi Merah Indonesia, inilah 3 kerajaan di Indonesia yang masih bertahan:

1. Kesultanan Yogyakarta: Menjaga Tradisi dari Era Mataram

Kesultanan Yogyakarta, hasil pecahan dari Kesultanan Mataram Islam melalui Perjanjian Gianti tahun 1755, tetap teguh mempertahankan warisan budaya yang mendalam.

Dari tata cara berpakaian hingga seni pertunjukan, Yogyakarta adalah benteng budaya yang menjaga tradisi kerajaan lama.

Baca Juga: Inilah Bukti Candi Sadon Sebagai Penanda Berpindahnya Pusat Kerajaan Mataram Kuno ke Jawa Timur, Ternyata Ciri Khasnya...

Meskipun kini berfungsi sebagai Daerah Istimewa dalam NKRI, sistem kerajaan ini masih hidup dalam struktur pemerintahan, dengan Sultan Yogyakarta juga berperan sebagai Gubernur.

2. Kerajaan Sekala Brak: Jejak Sejarah Lampung yang Tak Pernah Pudar

Kerajaan Sekala Brak di Lampung, yang didirikan oleh suku Tumi pada abad ketiga Masehi, masih dikenang meskipun kekuasaan politiknya telah lama menghilang.

Setelah mengalami kehancuran oleh serangan kerajaan lain di abad ke-16, wilayahnya dibagi menjadi empat kepaksian yang terus melestarikan adat dan budaya Sekala Brak.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: YouTube Bumi Merah Indonesia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X