Festival Sekala Brak yang diadakan pada 2014 sebagai bagian dari peringatan hari lahir Lampung Barat, merupakan upaya untuk mempertahankan dan merayakan warisan leluhur mereka.
3. Kedaton Tidore: Gemilang di Tengah Persaingan Kolonial
Di kepulauan Maluku, Kedaton Tidore berdiri sebagai salah satu dari dua kerajaan yang selamat setelah Perjanjian Moti abad ke-14.
Sultan Nuku, salah satu penguasa paling berpengaruh, dikenal karena berhasil memperluas kekuasaannya dan mempersatukan Tidore dengan Ternate untuk melawan dominasi Belanda.
Meskipun Tidore akhirnya jatuh ke tangan kolonial Belanda, jejak sejarahnya tetap hidup melalui Kedaton Kie dan benteng-benteng kuno yang masih berdiri hingga kini.
Kerajaan-kerajaan ini, meskipun tidak lagi memiliki kekuasaan politik, tetap memegang peranan penting dalam melestarikan sejarah dan budaya Indonesia.
Dari Yogyakarta hingga Maluku, mereka adalah simbol kekayaan warisan budaya yang tetap dikenang dan dirayakan dalam konteks modern.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Sudahkah Gajah Mada Tepati Janji Palapa-nya? Ekspansi Kerajaan Majapahit, Kuasai Seluruh Wilayah Nusantara
Meruntuhkan Kerajaan Hindu Terakhir di Pulau Jawa, Kesultanan Banten Pernah Menjadi Pusat Perdagangan Dunia!
Dibangun oleh Raja Sanjaya di Tahun 732, Inilah Candi Gunung Wukir Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno
Kerajaan Paling Tua di Nusantara, Berdiri Pada Abad Sebelum Masehi! Masa Kekuasaan di Riau Ini Simpan Akhir Hayat Misterius
Konon Dibangun Abad Ke-10 Masehi, Inilah Candi Gunung Gangsir di Pasuruan Oleh Mpu Sindok Pada Masa Kerajaan Mataram Kuno