SketsaNusantara.id- Kerajaan Majapahit, salah satu kekaisaran terbesar dalam sejarah Indonesia, menguasai hampir seluruh wilayah Nusantara dengan kekuatan dan pengaruh yang sangat luas.
Berdasarkan catatan dari sumber-sumber bersejarah seperti Negarakretagama, Pararaton, dan Hikayat Raja-raja Pasai, kita dapat mengagumi kekuatan dan ekspansi luar biasa dari Majapahit.
Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal YouTube Gavin Artamevi Lorenza, ekspansi yang mencakup hampir seluruh wilayah Nusantara ini mencapai puncaknya saat pemerintahan Hayam Wuruk, dengan mahapatihnya Gajah Mada.
Baca Juga: Tidak Banyak yang Tahu, Kerajaan Paling Berpengaruh di Tanah Sunda: Bertahan sampai Beberapa Abad!
Majapahit memperluas wilayahnya hingga mencakup Bali, Lombok, Sumbawa, Flores Timurlaut, Timor, serta Kepulauan Solor, Banda, Ambon, dan Ternate.
Ekspansi ini menunjukkan dominasi Majapahit di bagian timur Indonesia, menjadikannya kekuatan maritim yang sangat berpengaruh.
Pengaruh Majapahit juga menjangkau Kalimantan, mencakup Brunei, Sungai Landak, Serawak, Sambas, Sukadana, Kutai, dan Banjarmasin.
Ini mencerminkan bagaimana Majapahit memanfaatkan kekayaan sumber daya Kalimantan untuk memperkuat kekuasaannya.
Pulau-pulau strategis seperti Karimata, Natuna, Bintan, Lingga, Bangka, dan Belitung.
Serta wilayah di sekitar Selat Malaka, termasuk Malaka, Singapura, Kelang, dan Kedah, berada di bawah kendali Majapahit.
Pengaruh ini memperkuat posisi Majapahit sebagai penguasa jalur perdagangan utama.
Artikel Terkait
Peninggalan Kerajaan Bercorak Hindu Pertama di Aceh, Benteng Ini Punya Segudang Keunikan, Terbuat dari Adonan Putih Telur?
Pernikahan Beda Agama Pemersatu Kerajaan Mataram Kuno, Kisah Cinta yang Diabadikan dalam Candi Plaosan di Klaten
Pusat Spiritual Kerajaan Salakanagara Ini Tetap Bertahan dan Lewati 2 Dinasti Setelahnya: di Mana?
Apakah Kerajaan Majapahit Punya Raja Wanita? Inilah Kisah Tribhuwana Tunggadewi, Ratu yang Pernah Berkuasa di Abad 14
Merupakan Pintu Gerbang Masuk Kompleks Kerajaan Majapahit, Inilah Candi Wringin Lawang Mojokerto Peninggalan Abad ke-14