SketsaNusantara.id – Ada banyak peninggalan sejarah dari Kerajaan Kediri yang belum diketahui banyak orang.
Kerajaan Kediri memiliki banyak peninggalan sejarah yakni berupa Prasasti Kamulan, Prasasti Ngantang, hingga Candi Penataran yang paling terkenal.
Terdapat sebuah candi lainnya yang mungkin belum diketahui banyak orang yaitu bernama Candi Surowono.
Baca Juga: Dibangun oleh Raja Sanjaya di Tahun 732, Inilah Candi Gunung Wukir Peninggalan Kerajaan Mataram Kuno
Situs Candi Surowono adalah salah satu peninggalan sejarah dan kini menjadi objek wisatawan.
Candi ini memiliki keunikan tujuh terowongan di tempat yang berbeda. Di terowongan candi tersebut, para wisatawan bisa menikmati panorama bawah tanah di masing-masing terowongan tersebut.
Diketahui, Candi Surowono menyimpan sebuah sejarah dari Raja Wengker yaitu adalah seorang raja bawahan ketika masa pemerintahan Kerajaan Majapahit yang dipimpin oleh Hayam Wuruk.
Baca Juga: Muncul Sekitar Tahun 1800-an, Inilah Candi Klotok Peninggalan Kerajaan Kediri untuk Bertapa
Bangunan dari candi ini berukuran 8 x 8 meter dan dibuat sekitar tahun abad ke-15 atau 1400 Masehi.
Dilansir dari laman kominfo.jatimprov.go.id oleh SketsaNusantara.id, Candi Surowono merupakan peninggalan yang bercorak Hindu dan digunakan sebagai pendharmaan dan tempat bersuci Bhre Wengker.
Pada Kitab Negarakertagama diceritakan bahwa biasanya pendharmaan dilakukan setelah 12 tahun raja meninggal setelah upacara Srada.
Pada tahun 1338 Masehi, Raja Wengker atau Bhre Wengker meninggal atau 12 tahun sebelum Candi Surowono dibangun dan candi ini berhiaskan relief di seluruh bangunan.
Candi ini berdenah bujur sangkar dengan ukuran 7,8 meter x 7,8 meter serta tingginya 4,72 meter. Relief pada candi ini menceritakan tentang cerita Arjuna Wiwaha, Bubhuksah, Gagang Akting, dan Sri Tanjung.
Artikel Terkait
Ditemukan Sekitar Tahun 1813, Inilah Candi Sojiwan di Klaten yang Dibangun sebagai Penghormatan dari Raja Dyah Balitung
Dibangun sebagai Tempat Peristirahatan Rombongan Pembawa Jenazah Pendeta, Inilah Candi Sanggrahan Tulungagung dari Kerajaan Majapahit
Dibangun Pada Masa Pemerintahan Prabu Brawijaya V, Inilah Candi Cetho di Karanganyar yang Sudah Ada Sekitar 1451 Masehi
Pernikahan Beda Agama Pemersatu Kerajaan Mataram Kuno, Kisah Cinta yang Diabadikan dalam Candi Plaosan di Klaten
Candi Plaosan di Klaten, Tanda Cinta Beda Agama Rakai Pikatan-Pramodhawardhani dalam Unsur Arsitekturnya