SketsaNusantara.id - Batik Indonesia memiliki banyak motif yang penuh makna dan filosofi.
Motif Batik biasanya terinspirasi dari harapan, kisah hingga ciri khas dari wilayah tempat batik tersebut berasal.
Misalnya, batik Mega Mendung dari Cirebon yang memiliki warna cerah khas daerah pesisir.
Baca Juga: Kenapa Disebut Batik? Ada 3 Makna Filosofis yang Diambil dari Tradisi Masyarakat Jawa
Motif batik biasanya memiliki makna dan filosofi khusus, sehingga beberapa di antaranya ada yang tidak boleh dipakai sembarangan.
Satu di antaranya adalah batik motif slobog atau yang lebih dikenal dengan nama Batik Slobog.
Dikutip SketsaNusantara.id dari situs Batik Prabuseno, motif Batik Slobog berasal dari Yogyakarta dan berkembang mulai abad ke-17.
Baca Juga: 17 Fakta Unik Batik yang Wajib Diketahui Gen Z, Bukan Sekadar Produk Budaya Asli Indonesia
Batik Slobog memiliki motif berbentuk corak kotak dengan bentuk geometris yang dipisah 2 garis diagonal.
Garis pemisah tersebut membentuk 4 potongan segitiga yang bermakna manusia memiliki siklus kehidupannya masing-masing.
Slobog juga memiliki makna kembali kepada Tuhan Sang Pencipta.
Karena maknanya yang mendalam, motif ini ditujukan untuk digunakan ketika ada orang yang meninggal dunia.
Artikel Terkait
Bukti Batik Asli dari Indonesia bukan Malaysia atau Tiongkok, Salah Satunya Sudah Diakui UNESCO sebagai Warisan Budaya
Kenapa Pekalongan Disebut Kota Batik? Ternyata Sejarahnya Sudah Ratusan Tahun
Jangan Dipakai ke Pernikahan! Inilah Motif Batik Tertua Peninggalan Mataram, Dulu hanya Boleh Dipakai Keluarga Kerajaan
17 Fakta Unik Batik yang Wajib Diketahui Gen Z, Bukan Sekadar Produk Budaya Asli Indonesia
Kisah Haji Bilal Atmojoewana, Pengusaha Batik Asal Yogyakarta yang Meminjamkan Rumahnya ke Kakek Anies Baswedan
Kenapa Disebut Batik? Ada 3 Makna Filosofis yang Diambil dari Tradisi Masyarakat Jawa
Jejak Batik dalam Penyebaran Islam di Indonesia, Jadi Alat Dakwah KH Ahmad Dahlan hingga Lahir Motif Arab Gundul
Harusnya Malu jika Cuma Pakai Batik buat Kondangan, 4 Musisi ini Kerap Memakainya di Panggung, Ada Gitaris Terhebat Sepanjang Masa