SketsaNusantara.id - Candi Ratu Boko dipercaya sebagai tempat reruntuhan dari keraton Ratu Boko atau ayahanda Roro Jonggrang.
Keraton Ratu Boko atau Situs Candi Ratu Boko saat ini menjadi destinasi wisata yang terletak di atas puncak bukit dengan pesona alam yang indah, sehingga menjadi jujukan para penikmat wisata dari berbagai lokasi.
Di Situs Candi Ratu Boko, kalian akan menikmati berbagai fasilitas yang dilengkapi dengan gerbang masuk, pendopo, tempat tinggal, kolam pemandian, hingga pagar pelindung dengan luas lokasi sekitar 25 hektar.
Berikut ini kisah rahasia dan keindahan wisata Yogyakarta Situs Candi Ratu Boko yang memesona dan indah.
Dilansir oleh SketsaNusantara.id yang di kutip dari Tiktok Sekar Sukma, inilah kisah Situs Candi Ratu Boko yang penuh rahasia dan keindahan yang memukau.
Bermula dari kisah tersembunyi, menurut sejarah Situs Candi Ratu Boko ini dibangun pada abad ke-8 oleh bangsa Syailendra.
Baca Juga: Bukan Bandung Bondowoso! Ternyata Ini Pencipta Asli Candi Hindu Terbesar di Indonesia, Prambanan
Pada masa peninggalan Kerajaan Mataram Kuno di Yogyakarta, yang mana bangunan ini bercirikan Budhisme dan Hinduisme karena adanya pergantian kekuasaan pada saat itu.
Lokasi Situs Candi Ratu Boko terletak di Kabupaten Sleman, Desa Dawing dan Sambirejo sebelah timur dari kota Yogyakarta dan sebelah selatan dari Candi Prambanan.
Lokasi Situs Candi Ratu Boko buka setiap hari Senin-Kamis pada pukul 08.00-15.00 WIB dan Jumat pada 08.00-11.00 siang.
Istana megah ini memiliki keunikan arsitektur menawan yang menarik perhatian dan sangat cocok untuk melihat matahari terbenam dari atas bukit setinggi 196 meter dari permukaan laut.
Berbagai kisah dan versi dari sejarah dan fungsi situs Ratu Boko, di antaranya dikisahkan sebagai bagian dari sebuah istana yang luas, namun ada juga yang berpendapat bila tempat ini merupakan sebuah pasanggrahan atau tempat peristirahatan raja.
Artikel Terkait
Pesanggrahan Ambarukmo Yogyakarta, Tempat Ikonik Sultan Hamengkubuwono VII Mandheg Pandhito, Disebut Sebagai Tempat Kutukan Sultan?
Naik Tahta Sejak Usia 3 Tahun, Mengenal Sosok Raja Yogyakarta yang Masa Kepemimpinannya Penuh Drama hingga Dianggap Tunduk pada Belanda
Mengenal Ki Ageng Suryomentaram, Pangeran Kesultanan Yogyakarta yang Lebih Memilih Jadi Orang Biasa, Seorang Ahli Filsuf?
Purna Usai 82 Tahun, Sisi Unik Keraton Yogyakarta, Punya 2 Abdi Dalem yang Tingkahnya Undang Gelak Tawa, Siapa?
Apa Arti dari Relief Kala di Masjid Gedhe Mataram Kotagede Yogyakarta? Memiliki Makna Simbol…