SketsaNusantara.id - Musik patrol merupakan salah satu kesenian musik khas Jember yang sudah sangat familiar bagi warganya.
Terbuat dari bambu dan kayu, alat musik pada musik patrol ini dikenal dengan istilah kentongan.
Mulanya kentongan digunakan untuk ronda malam. Cara memainkannya pun seadanya, sehingga suara yang dihasilkan masih monoton.
Hingga seiring berkembangnya waktu, musik patrol menghasilkan pukulan dari kentongan dengan suara yang lebih indah.
Selain kentongan, musik patrol juga menggabungkan alunan nada dari alat musik lain, seperti kenong, kentongan dari kayu nangka, remo, ting-tung, bas besar, kleter, selingan, tamborin, dan seruling bambu.
Umumnya musik patrol dimainkan untuk mengiringi lagu-lagu tradisional dari Jawa, Madura, atau Banyuwangi.
Di Jember, musik patrol terkadang juga ditampilkan di beberapa acara-acara pemerintahan hingga acara nasional.
Tak jarang pula di Jember diadakan kompetisi musik patrol.
Pada Bulan Ramadhan, musik patrol juga digunakan untuk membangunkan sahur.
Musik Patrol dan Burung Merpati
Dulunya, musik patrol hadir untuk memelihara burung merpati.
Artikel Terkait
Gurih, Pedas, dan Penuh Cerita! Menyelami Warisan Kuliner Jember Lewat Tahu Kocek yang Tak Pernah Sepi Peminat
Menjelajahi Kampung Terpencil di Lereng Argopuro Jember, Bekas Perkebunan Kopi yang Dihuni 42 KK Ini Dialiri Listrik dari PLTSa
Update Jadwal dan Lokasi Samsat Keliling Jember 2025, Lengkap Syarat Dokumen Wajib Bawa hingga Biaya Perpanjangan STNK
Segera Hadir! Playground di Alun-Alun Nusantara Kabupaten Jember Jawa Timur 2025, Intip Total Anggaran yang Resmi Tercatat
Datangi Kantor BPN Jatim, Bupati Gus Fawait Minta Percepatan Pelayanan Sertifikasi Tanah Wakaf di Jember