SketsaNusantara.id- Inilah desa yang ada di Jember, memiliki cerita atau sejarah cukup nyentrik.
Perlu diketahui bahwa wilayah ini merupakan desa yang cukup tua di Kabupaten Jember. Mengingat perkembangannya tak lepas dari masa kerajaan.
Asal-usul pembentukan desa tersebut ada sejak zaman kerajaan yang ceritanya bahkan melekat sampai sekarang.
Pada zaman itu, hidup seorang empu. Empu adalah sebuah gelar yang diberikan kepada ahli pembuat senjata tradisional pada zamannya.
Empu Patrang memiliki putri bernama Roro Mangli. Ia jatuh cinta kepada seorang pangeran bernama Aryojoso.
Akhirnya mereka menjalin hubungan asmara hingga tiba dalam sebuah ikatan, yakni bertunangan.
Meski mereka menjalin hubungan asmara, namun Empu Patrang masih tidak menyetujui putrinya dengan pangeran tersebut.
Tak tanggung-tanggung, ayah Roro Mangli pun bertekad akan membunuh Pangeran Aryojoso. Mereka pun mengadakan pertempuran yang sengit.
Benar sesuai tekad Empu Patrang, kekasih hati putrinya akhirnya tewas. Wilayah yang menjadi gugurnya pangeran itu namanya diambil sebagai julukan sebuah desa.
Baca Juga: VIRAL! Desa di Pati ini Hanya Dihuni 4 Rumah Saja, Seluruh Warganya Pergi Karena...
Yakni desa yaang terletak di Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Terkenal dengan sebutan Desa Arjasa.
Awalnya masih bernama Desa Aryojoso. Namun seiring berkembangnya zaman, diganti menjadi Desa Arjasa.***
Artikel Terkait
Kisah Sukses Desa BRILian Wunut Klaten: Dari Wisata Umbul Pelem hingga THR dan Jaminan Sosial Warga
Eksotis! Bunker Jepang Desa Kencong Jember Jawa Timur, Peninggalan Bersejarah Masa Perang Dunia II yang Punya Cerita Menarik
Ada Durian Sampai Mengkudu, Intip 8 Buah yang Menjadi Inspirasi Deretan Desa di Jember, Menghasilkan Nama Unik dan Gampang Diingat, Mana Wilayahmu?
Gak Cuma Bentangan Sawah nan Indah, Cobain 5 Pesona Keindahan dan Keunikan Desa Wisata Arjasa Kabupaten Jember, Ada Warisan Budaya Loh!
Gurih, Pedas, dan Penuh Cerita! Menyelami Warisan Kuliner Jember Lewat Tahu Kocek yang Tak Pernah Sepi Peminat
Menjelajahi Kampung Terpencil di Lereng Argopuro Jember, Bekas Perkebunan Kopi yang Dihuni 42 KK Ini Dialiri Listrik dari PLTSa