Minggu, 19 Juli 2026

Desa Paling Tua di Jember? Punya Kisah Masa Lalu yang Berkaitan dengan Asmara, Nasib Kelam Dialami Seorang Putra Kerajaan

Photo Author
Diva Diah Liana Ningrum, Sketsa Nusantara
- Jumat, 11 April 2025 | 21:00 WIB
Ilustrasi cerita atau asal-usul nama dari desa yang cukup tua di wilayah Kabupaten Jember. (Freepik / nikitabuida)
Ilustrasi cerita atau asal-usul nama dari desa yang cukup tua di wilayah Kabupaten Jember. (Freepik / nikitabuida)

SketsaNusantara.id- Inilah desa yang ada di Jember, memiliki cerita atau sejarah cukup nyentrik.

Perlu diketahui bahwa wilayah ini merupakan desa yang cukup tua di Kabupaten Jember. Mengingat perkembangannya tak lepas dari masa kerajaan.

Asal-usul pembentukan desa tersebut ada sejak zaman kerajaan yang ceritanya bahkan melekat sampai sekarang.

Baca Juga: Segera Hadir! Playground di Alun-Alun Nusantara Kabupaten Jember Jawa Timur 2025, Intip Total Anggaran yang Resmi Tercatat

Pada zaman itu, hidup seorang empu. Empu adalah sebuah gelar yang diberikan kepada ahli pembuat senjata tradisional pada zamannya.

Empu Patrang memiliki putri bernama Roro Mangli. Ia jatuh cinta kepada seorang pangeran bernama Aryojoso.

Akhirnya mereka menjalin hubungan asmara hingga tiba dalam sebuah ikatan, yakni bertunangan.

Baca Juga: Mengenal Asal Usul Desa Kalisat di Kabupaten Jember, Konon Katanya Berhubungan Erat dengan Penyebaran Agama

Meski mereka menjalin hubungan asmara, namun Empu Patrang masih tidak menyetujui putrinya dengan pangeran tersebut.

Tak tanggung-tanggung, ayah Roro Mangli pun bertekad akan membunuh Pangeran Aryojoso. Mereka pun mengadakan pertempuran yang sengit.

Benar sesuai tekad Empu Patrang, kekasih hati putrinya akhirnya tewas. Wilayah yang menjadi gugurnya pangeran itu namanya diambil sebagai julukan sebuah desa.

Baca Juga: VIRAL! Desa di Pati ini Hanya Dihuni 4 Rumah Saja, Seluruh Warganya Pergi Karena...

Yakni desa yaang terletak di Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Terkenal dengan sebutan Desa Arjasa.

Awalnya masih bernama Desa Aryojoso. Namun seiring berkembangnya zaman, diganti menjadi Desa Arjasa.***

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X