Pesan Penting
Saat menyambut pengakuan terhadap Marsinah, bangsa ini harus melihat ke depan dengan tanggung-jawab: bahwa penghargaan ini bukan sekadar puncak pengakuan. Tetapi awal dari kesinambungan perjuangan.
Generasi sekarang dan mendatang harus mampu mengambil refleksi dari kisah kejuangan Marsinah. Bahwa keadilan ekonomi dan sosial bukan hadiah, tetapi hasil dari keberanian, solidaritas dan tekad.
Nama Marsinah kini bukan hanya tercatat dalam daftar pahlawan nasional. Tetapi hidup dalam praktik keseharian saat pekerja menerima upah layak, saat hak berserikat dihormati, saat perempuan di tempat kerja tidak menjadi korban kekerasan atau diskriminasi.
Pengangkatan Marsinah sebagai pahlawan nasional diharapkan menjadi momentum untuk menghidupkan kembali semangat perlawanan terhadap ketidakadilan dan untuk membawa bangsa ini ke arah yang lebih manusiawi. Semoga.***
*Dosen STAI Darussalam Krempyang Nganjuk
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
6 Pernyataan Prabowo pada Peringatan Hari Buruh 2025: Janji Hapus Outsourcing, Bentuk Satgas PHK hingga Dukung Marsinah Jadi Pahlawan Nasional
Marsinah, Calon Pahlawan Nasional dari Kaum Buruh
Berbagai “Rekor” Marsinah Sebagai Pahlawan Nasional