"Pemicu stunting ini sangat beragam, bisa karena faktor ekonomi ataupun perilaku anak yang sulit makan. Oleh karena itu, selain memberikan stimulan fisik, kami juga mengedukasi para ibu mengenai teknik penyusunan variasi menu bergizi seimbang untuk memicu nafsu makan anak," urai Machus Rovida.
Baca Juga: Kepala BGN Puji Akurasi Data Gizi Door to Door Pemkab Jember
Dia menambahkan bahwa pemulihan terhadap 245 balita ini merupakan program berkelanjutan yang tidak bisa instan. Seluruh perkembangan anak-anak tersebut akan dipantau secara ketat setiap bulan melalui integrasi layanan di Posyandu setempat.
Melalui gerakan masif ini, Puskesmas Jelbuk optimistis dapat menekan angka stunting secara signifikan di Kabupaten Jember sekaligus menjamin hak tumbuh kembang anak secara optimal.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI