SketsaNusantara.id – Kasus dugaan korupsi yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah masih menjadi perhatian publik.
Setelah penggeledahan rumah di kawasan Sentul, Bogor, Febrie Adriansyah akhirnya mengundurkan diri sebagai Jampidsus hingga ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait kasus batu bara.
Penetapan tersangka itu dilakukan setelah rangkaian penyidikan pasca penyidik menemukan sejumlah aset dalamrumah di Sentul Bogor, termasuk 74 kilogram emas batangan serta uang dan barang berharga lain dengan total nilai yang disebut mencapai sekitar Rp746 miliar.
Febrie Adriansyah mengakui bahwa rumah di Sentul yang menjadi digeledah polisi belakangan ini memang merupakan milik pribadinya.
Namun, ia sempat menyatakan bahwa emas dan uang yang ditemukan di dalam rumah itu bukan seluruhnya miliknya, melainkan ada pihak lain yang disebut sebagai pemilik aset tersebut.
Pernyataan itu kemudian memunculkan beragam respons dari publik. Sorotan terhadap kasus ini semakin besar setelah perkara tersebut dilimpahkan ke Kejaksaan RI untuk proses hukum lebih lanjut.
Di tengah ramainya pembahasan kasus Febrie Adriansyah, unggahan Ustadz Adi Hidayat (UAH) di media sosial turut menarik perhatian warganet.
Melalui akun Instagram pribadinya, UAH membagikan kisah unik saat berada di Jepang. Dalam unggahan tersebut, ia memperlihatkan kondisi sebuah ruangan yang sebagian dindingnya dimakan rayap dan juga ikut merusak buku-buku, pakaian, hingga uang yang disimpan di tempat tersebut.
UAH pun mengambil hikmah dari kejadian ini dan mengaitkan kejadian itu dengan kisah tongkat Nabi Sulaiman yang dimakan rayap, sebagaimana disebut dalam Al-Qur’an.
“Rayap ialah satu di antara hewan legendaris yang diabadikan al-Qur’an. Kehadirannya tidak hanya membawa kesan tapi juga hikmah yang begitu dalam," tulisnya dikutip SketsaNusantara.id dari unggahan di akun Instagram @adihidayatofficial pada hari Selasa, 14 Juli 2026.
Melalui unggahannya, UAH juga menyoroti kuasa rayap yang mampu melahap tongkat terkuat milik Nabi Sulaiman AS yang membawa pesan bahwa kekuasaan di dunia tidak pernah abadi.
Artikel Terkait
Ustaz Adi Hidayat Jawab Rumor Gantikan Miftah Maulana Sebagai Utusan Khusus Presiden, UAH: Beberapa Mengucapkan Selamat...
Stop Atraksi Politik! UAH Ingatkan Elit Politik untuk Fokus Prioritaskan Bantu Korban Bencana dan Lakukan Evaluasi hingga Serukan Taubat Nasional
Salurkan Bantuan 60 Ton, Tangis UAH Pecah Sambangi Korban Terdampak Bencana di Aceh: Setidaknya Tidak Malu di Hadapan Nabi Ketika Pulang Nanti...
Kekayaan Fantastis Syah Afandin, LHKPN Bupati Langkat Disorot Usai Terjaring OTT KPK, Aset Tanah hingga Isi Garasinya Curi Perhatian
5 Pernyataan Kejaksaan Usai Jampidsus Febrie Adriansyah Mengundurkan Diri: Dukung Hasil Penyelidikan Polri hingga Minta Publik Hormati Proses Hukum
Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Mengundurkan Diri usai Penggeledahan Besar-besaran Polisi, Kejagung Tekankan Hormati Proses Hukum yang Berjalan