SketsaNusantara.id - Masyarakat Madura memiliki sejumlah budaya dan tradisi yang menjadi ciri khas dari mereka.
Beberapa di antaranya yakni mengenakan baju belang merah-putih (Sakera) hingga carok dengan menggunakan celurit.
Carok, dikenal sebagai salah satu tradisi dan budaya milik Masyarakat Madura.
Tradisi Carok juga selalu dikaitkan dengan celurit dan steorotif watak keras masyarakat Madura.
Carok pun masih sering dilakukan oleh warga Madura, beberapa di antaranya sempat menghebohkan publik.
Lantas apa sebenarnya makna carok dan bagaimana asal usul tradisi yang kerap membuat orang Madura dicap keras?
Tidak ada catatan pasti sejak kapan Carok mulai menjadi tradisi dan budaya masyarakat Madura.
Namun menurut budayawan dan sejarahwan, Carok sudah ada sejak abad ke-16, ketika masih banyak kerajaan yang berdiri di Nusantara.
Ia juga menuturkan, Carok sebenarnya adalah sebuah cara terakhir dalam menyelesaikan masalah.
Carok bukanlah sebuah tradisi asal bacok semata, namun ada nilai-nilai ksatria di dalamnya.
Artikel Terkait
Janger Banyuwangi, Akulturasi Seni dan Budaya Jawa, Osing hingga Bali serta Keterkaitan Minak Jinggo dan Damarwulan
Mengenal Seikerei zaman Penjajahan Jepang, Budaya Negeri Matahari yang Ditentang Para Kyai hingga KH Hasyim Asy'ari
Asal Usul Istilah Dalang dalam Wayang Kulit, Salah Satu Warisan Budaya yang Telah Diakui UNESCO
Memiliki Cadangan Makanan Selama 95 Tahun Lebih, Desa di Sukabumi Ini Masih Memegang Teguh Tradisi Leluhur, di Mana Lokasinya?
Tradisi Pengantin Tebu Berasal dari Kisah Tragis di Pabrik Gula Madukismo Yogyakarta? Ternyata Tujuannya untuk...
Apa Itu Tradisi Angngaru? Intip Ritual Khas Suku Bugis Makassar yang Heboh Karena Berita Pemainnya yang Tertusuk Benda Tajam