SketsaNusantara.id - Menjelang musim panen tebu, banyak pabrik gula di Pulau Jawa yang menggelar tradisi Pengantin Tebu.
Tradisi Pengantin Tebu biasanya digelar dalam rangka memetik atau memanen tebu.
Tradisi ini juga sekaligus mengawali proses penggilingan tebu di pabrik gula.
Pabrik Gula Madukismo di Yogyakarta menjadi salah satu pabrik gula yang masih rutin menggelar tradisi ini.
Tradisi ini biasanya diawali dengan memilih tebu terbaik yang akan dijadikan sebagai ‘pengantin’.
Setiap pabrik gula biasanya memiliki cara sendiri dalam menentukan prosesi Pengantin Tebu.
Baca Juga: 6 Pabrik Nikel Terbesar di Dunia Ada di Indonesia, Jadi Magnet Investasi, Menguntungkan?
Namun yang pasti, tradisi ini haruslah menggunakan tebu yang berkualitas bagus.
Tebu-tebu tersebut pun akan dirias macam sepasang pengantin.
Setelah itu pengantin tebu akan diarak menuju pabrik gula diiringi dengan kesenian setempat.
Sepasang pengantin tebu tersebut akan ‘dinikahkah’ dengan cara digiling.
Prosesi ini juga menandai mulainya musim panen dan musim giling tebu.
Artikel Terkait
Intip Sejarah Peninggalan Benda Sakti dari Blitar, Sampai Bisa Taklukkan Bencana Alam! Ada Khodam Apa di Dalamnya?
Kisah di Balik Rumah Kuno dengan Lambang Bintang Daud di Kediri Jawa Timur, Ternyata Sudah Dibangun Sejak Masa Ini...
Kunjungi Gedung Orang Jerman di Surabaya! Jadi Hidden Gem yang Estetik, Tempat Berkumpulnya Muda-mudi, Begini Kisahnya...
Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta: Kini Tampil Modern dan Trendi, Siapa Pun Bisa Belajar Tanpa Takut Bosan, Kunjungi Yuk!
Memiliki Cadangan Makanan Selama 95 Tahun Lebih, Desa di Sukabumi Ini Masih Memegang Teguh Tradisi Leluhur, di Mana Lokasinya?