Minggu, 19 Juli 2026

Memiliki Cadangan Makanan Selama 95 Tahun Lebih, Desa di Sukabumi Ini Masih Memegang Teguh Tradisi Leluhur, di Mana Lokasinya?

Photo Author
Sahara Premareta, Sketsa Nusantara
- Kamis, 15 Agustus 2024 | 18:45 WIB
Desa unik di Sukabumi yang punya cadangan beras hingga 95 tahun (YouTube/BINGKAI DESA)
Desa unik di Sukabumi yang punya cadangan beras hingga 95 tahun (YouTube/BINGKAI DESA)

SketsaNusantara.id – Indonesia memiliki potensi sumber daya alam di setiap daerahnya yang mampu memajukan dan mensejahterakan masyarakatnya khususnya di bidang pertanian.

Saat ini, mulai banyak desa yang mengembangkan potensi alam yang dimilikinya untuk sebagai objek wisata dan memperkenalkan budaya mereka.

Setiap desa yang ada di Indonesia pastinya memiliki keunikan tersendiri karena masih memegang teguh kepercayaan adat atau nenek moyang setempat dan bahkan memiliki inovasi teknologi untuk memajukan produk unggulannya.

Baca Juga: Ini Tempat Lahir Bendera Merah Putih Ketika Era Jayakatwang, Lokasinya di Desa…

Ada sebuah desa di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat yang terkenal dengan keunikannya dalam mengembangkan teknologi sekaligus memegang teguh tradisi leluhur.

Desa ini juga terkenal dengan tradisi adat pertanian yang terorganisir bahkan hidup harmonis dengan memanfaatkan teknologi sebagai media literasi.

Selain itu, desa ini juga terkenal karena memiliki cadangan makanan hampir 95 tahun lebih dan tidak pernah gagal panen selama 650 tahun. Diketahui, masyarakatnya tidak menggunakan pupuk atau pestisida kimia lainnya.

Baca Juga: Apa Saja Acara Malam Tirakatan 17 Agustus 2024? Sangat Cocok untuk Lingkungan RT, RW, Desa hingga Kelurahan

Dilansir oleh SketsaNusantara.id dari Tiktok milik @talkgether, masyarakat di desa ini mengetahui kapan mereka harus panen yaitu dengan cara melihat rasi bintang buat menanam dan panen padi.

Masyarakat di sini juga menganut filosofi bahwa padi adalah “ibu” karena jika padi dipaksa untuk panen dalam setahun maka akan keluar dari fitrahnya tanaman padi.

Bagi masyarakat setempat, menjual padi berarti sama saja menjual kehidupan. Maka dari itu, mereka sangat menghargai padi dan padi merupakan warisan nenek moyang.

Baca Juga: Hentikan Kriminalisasi Terhadap Petani, AGRA Desak Penarikan Aparat Keamanan dari Desa Winangun Sulawesi Tengah

Selain keunikan tersebut, diketahui desa ini juga memiliki stasiun tv dan radio lokal sendiri untuk mengenalkan budaya setempat kepada generasinya.

Tak hanya itu, desa ini dipimpin oleh seorang yang disebut Abah yang dibantu dengan perangkat kampung adat yang menangani urusan administrasi kampung dan lainnya.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: TikTok @talkgether

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X