Senin, 17 Agustus 2026

Upacara HUT RI SMKN 3 Bondowoso, Kasek: Makna Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur Dimulai dari Meja Belajar dan Ruang Praktik

Photo Author
As'ad Choirudin, Sketsa Nusantara
- Senin, 17 Agustus 2026 | 13:35 WIB
Paskibra SMKN 3 Bondowoso sedang mengibarkan bendera. (As'ad Choirudin/SketsaNusantara.id)
Paskibra SMKN 3 Bondowoso sedang mengibarkan bendera. (As'ad Choirudin/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - SMKN 3 Bondowoso menggelar upacara bendera yang berlangsung dengan penuh khidmat dan semarak dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Senin (17/08/2026).

Upacara yang diikuti oleh ribuan siswa, guru, dan tenaga kependidikannya tersebut dipusatkan di halaman utama sekolah.

Sejak pagi, suasana nasionalisme sudah terasa kental. Ribuan peserta berbaris rapi memberikan penghormatan saat sang saka Merah Putih dikibarkan. Pasukan pengibar bendera (Paskibra) SMKN 3 Bondowoso melaksanakan tugas dengan presisi dan derap langkah yang mantap.

Baca Juga: Penuh Khidmat, Upacara HUT RI Diikuti Orang Tua Paskibraka di Sabu Raijua, Wilayah Perbatasan Indonesia-Australia

Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala SMKN 3 Bondowoso Daris Wibisono Setiawan. Ia menyampaikan amanat penting di hadapan ribuan peserta.

Dalam pidatonya, Daris menyoroti esensi dari cita-cita besar bangsa Indonesia yang tertuang dalam visi Berdaulat, Adil, dan Makmur. Daris juga menyinggung agar para siswa vokasi harus menginternalisasi nilai-nilai tersebut di era modern.

"Kemerdekaan ini bukan sekadar warisan, melainkan amanah. Bagi siswa, memaknai Indonesia yang Berdaulat, Adil, dan Makmur berarti siap menjadi generasi yang mandiri secara karya, memiliki integritas, dan mampu berkontribusi nyata bagi masyarakat," tegas Daris.

Baca Juga: Sejumlah Daerah Batalkan Pesta Perayaan HUT ke-81 RI, Menteri Kabinet Merah Putih Turun Tangan Fokus Penanganan Pasca Bencana Gempa-Tsunami NTT

Daris juga menekankan bahwa kemandirian bangsa di masa depan sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia. Khususnya lulusan SMK yang dibekali dengan keahlian dan karakter kerja yang kuat.

Lebih lanjut, doktor lulusan Universitas Jember tersebut  menjelaskan, makna berdaulat bagi seorang siswa adalah memiliki ketahanan mental, keahlian mandiri, serta tidak mudah tergerus oleh dampak negatif globalisasi.

Makna adil dan makmur, sambungnya, diraih dengan cara memastikan setiap anak bangsa mendapatkan kesempatan belajar yang setara, dan kelak mampu menciptakan lapangan kerja yang menyejahterakan lingkungan sekitar.

Baca Juga: Minta Maaf, Pemerintah Kabupaten Tuban Batalkan Pesta Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI: Ungkapan Duka Pasca Musibah Gempa dan Tsunami di NTT

"Kalian jangan hanya menghafal sejarah, tetapi sungguh-sungguh menghidupkan nilainya. Memaknai Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur itu dimulai dari meja belajar dan ruang praktik,” ujar Daris heroik.

Usai pelaksanaan upacara inti, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan bagi siswa-siswi berprestasi. Penampilan seni bertema kebangsaan yang dibawakan oleh ekstrakurikuler sekolah juga digelar.

Halaman:

Editor: As'ad Choirudin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X