Kamis, 4 Juni 2026

Mengenal Seikerei zaman Penjajahan Jepang, Budaya Negeri Matahari yang Ditentang Para Kyai hingga KH Hasyim Asy'ari

Photo Author
Siti Nurlaela Hanifah, Sketsa Nusantara
- Sabtu, 27 Juli 2024 | 14:00 WIB
Ilustrasi budaya Seikerei zaman penjajahan Jepang (Freepik)
Ilustrasi budaya Seikerei zaman penjajahan Jepang (Freepik)

 

 

SketsaNusantara.id - Jepang pernah menjajah Indonesia selama 3.5 tahun yakni dari 1942 hingga 1945.

Jika dibandingkan Belanda, masa penjajahan Jepang jauh lebih singkat.

Walau begitu, ada banyak kebudayaan Jepang yang dibawah ke Indonesia, bahkan beberapa di antaranya masih ada hingga saat ini.

Baca Juga: Nama Asli Kyai Sholeh Darat, Ulama Semarang dan Guru KH Hasyim Asy'ari yang Berdakwah dengan Huruf Arab Pegon

Salah satu budaya yang dibawah Jepang saat masuk ke Indonesia adalah Seikerei, apa itu?

Seikerei adalah sebuah bentuk penghormatan yang dilakukan orang Jepang kepada dewa mereka yakni Dewa Matahari.

Upacara Seikerei biasanya dilakukan dengan cara membungkukkan badan ke arah matahari terbit atau Kaisar yang dipercaya sebagai keturunan Dewa Matahari.

Baca Juga: Kontroversi Kerja Paksa Romusha Zaman Penjajahan, Ternyata Ini Negosiasi Soekarno dengan Pemerintah Jepang

Di Indonesia, budaya ini biasanya dilakukan setiap pukul 07.0 WIB.

Budaya ini tentu saja mendapatkan banyak penolakan dari rpara pribumi termasuk kyai.

Para kyai ini menentang Seikerei karena dianggap bertentangan dengan ajaran Islam.

Baca Juga: Di Mana Makam KH Hasyim Asy'ari? Pesarean Tokoh Pendiri NU Ramai Dikunjungi Para Petinggi Negara untuk Ngalap Berkah

Halaman:

Editor: Siti Nurlaela Hanifah

Sumber: Kemendikbud

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X