SketsaNusantara.id- Pecel lele merupakan makanan khas dari Jawa yang terdiri dari ikan lele goreng, lalapan serta sambal tomat.
Bahan utama ikan lele dipilih sebagai pengganti daging ayam yang merupakan alternatif makanan di daerah Lamongan, Jawa Timur.
Hal tersebut karena awal mula munculnya pecel lele berasal dari wilayah Jawa Timur yakni Lamongan.
Jika lele tidak tersedia, masyarakat Lamongan biasanya akan menggantinya dengan ikan gurami, nila, dan lain sebagainya.
Pada umumnya, nasi pecel biasanya berbentuk gado-gado dengan tambahan bumbu kacang yang gurih dan manis.
Namun, itu berbeda dengan hidangan pevel lele yang sama sekali tidak menggunakan bumbu khas pecel seperti kacang, gula merah, dan terasi.
Makanan ini biasanya dimakan bersama dengan lalapan kemangi, kubis, mentimun, dan kacang panjang.
Dilansir SketsaNusantara.id dari kanal Youtube @Yoatoon, pada awalnya, penyebutan makanan ini adalah "Pecak Lele" bukannya pecel lele.
Kata "Pecak" dalam bahasa Jawa mempunyai arti bumbu yang dibalurkan ke lauk pauk sebelum dimasak.
Sejak tahun 1970-an, pecel lele diketahui sudah mulai dijual di daerah Lamongan, Provinsi Jawa Timur.
Artikel Terkait
Caos Dhahar Loro Gendhing Kuliner Kesukaan Sunan Kalijaga, Ternyata Makanan Ini Harus Dibuat Orang Ini…
Sering Disangka Makanan Khas Indonesia, 8 Kuliner Ini Hasil Akulturasi Budaya Jawa, Tionghoa, Belanda hingga India
4 Kuliner Legendaris Bernama Unik Warisan Wali Songo yang Masih Eksis, Ada Favorit Sunan Kudus hingga Sunan Kalijaga
Meski Pakai Bahasa Jawa, Wedang Ronde Bukan Kuliner Asli Indonesia Loh, Begini Asal Usulnya hingga Jadi Simbol Reuni
Asal-usul Sego Jangkrik, Kuliner Kesukaan Sunan Kudus yang Isinya Bukan Pakai Jangkrik, tapi Daging...