SketsaNusantara.id - Candi Borobudur menjadi lokasi perayaan puncak Hari Raya Waisak yang tahun ini jatuh pada tanggal 31 Mei 2026.
Salah satu rangkaian acara perayaan Waisak di Candi Borobudur yang selalu disorot yakni pelepasan lampion.
Tradisi umat Buddha merayakan Waisak di Candi Borobudur rupanya sudah berlangsung sejak tahun 1929.
Candi Borobudur sendiri sering dianggap berada di Yogyakarta, namun nyatanya monumen Budha terbesar di dunia ini berada di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.
Candi ini memiliki banyak fakta unik, mulai dari bentuk, relief hingga pernah dibom.
Dilansir dari laman Badan Otorita Borobudur, berikut ini 5 fakta menarik Candi Borobudur yang menjadi lokasi perayaan puncak Waisak 2026.
1. Bentuk Candi Borobudur
Candi Borobudur berbentuk punden berundak yang semakin ke atas makin mengecil.
Panjang Candi Borobudur sekitar 121,66 meter, sedangkan lebarnya mencapai 121,38 meter.
Sementara itu, tinggi Candi Borobudur diperkirakan mencapai 35,40 meter.
Artikel Terkait
Jaraknya 73 KM dari Candi Prambanan, Pemandian Air Hangat Ini Usianya 400 Tahun Lebih Tua dari Kerajaan Majapahit, di Mana?
Candi Berusia 1000 Tahun di Jawa Timur Ini Punya Kolam Unik yang Konon Jadi Tempat Meditasi Raja Airlangga hingga pernah 'Menghilang'!
Candi di Tulungagung Ini Konon Berkaitan dengan Masa Suram Majapahit, Lokasinya Ada di Puncak Bukit Setinggi 360 MDPL
Mitos Kunto Bimo Candi Borobudur, Sempat Bikin Pengunjung Rebutan Pegang Arca dalam Stupa hingga Dilarang Balai Konservasi
2 Penemuan Unik dari Candi Peninggalan Majapahit di Pasuruan, Simbol Sakral Warisan Kerajaan Kuno yang Tersembunyi
Candi Peninggalan Zaman Majapahit Ditemukan di Jember! Napak Tilas Lokasi Persinggahan Prabu Hayam Wuruk
Fakta Menarik Candi Ganjuran Yogyakarta, Perpaduan Budaya Jawa dan Katolik dengan Keajaiban Tirta Perwitasari