Minggu, 19 Juli 2026

Tak Hanya Borobudur, Ini Jejak Luar Biasa Dinasti Syailendra yang Pernah Kuasai Jawa dan Berpengaruh ke Asia

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Senin, 27 Oktober 2025 | 05:30 WIB
Ilustrasi, jejak kejayaan Dinasti Syailendra. (Pexels/孝頴 趙 )
Ilustrasi, jejak kejayaan Dinasti Syailendra. (Pexels/孝頴 趙 )

SketsaNusantara.id - Sejarah Jawa kuno menyimpan banyak kisah menakjubkan tentang kebesaran kerajaan dan dinasti yang pernah berkuasa.

Salah satu yang paling berpengaruh adalah keluarga Syailendra atau Sailendra, penguasa Kerajaan Mataram pada abad ke-8 hingga ke-9 Masehi.

Dinasti ini dikenal luas bukan hanya karena karya arsitekturnya yang megah seperti Borobudur dan Prambanan, tetapi juga karena jejaring kekuasaannya yang mencapai wilayah luar Nusantara.

Baca Juga: Sejarah Candi Mendut Magelang Sebagai Peninggalan Dinasti Syailendra, Ternyata Reliefnya Menggambarkan Ini...

Sumber utama mengenai asal-usul keluarga ini ditemukan dalam Prasasti Sojomerto, sebuah prasasti berbahasa Melayu Kuno yang ditemukan di wilayah selatan Pekalongan.

Prasasti tersebut menyebut nama Dapunta Selendra beserta istri dan keluarganya. Diduga kuat, Dapunta Selendra merupakan tokoh pendiri dinasti yang datang dari Tanah Andalas atau Sumatra.

“Sailendra adalah satu keluarga yang pernah berkuasa di bagian tengah Tanah Jawa, di Kerajaan Mataram, pada sekitar abad ke-8–9 Masehi,” demikian keterangan yang disebut dalam sumber sejarah kuno, dikutip SketsaNusantara.id dari buku Warisan Bahari karya Bambang Budi Utomo, terbitan Yayasan Obor Indonesia, tahun 2016.

Baca Juga: Kisah Dinasti Syailendra, Wangsa yang Berhasil Membangun Candi Termegah dan Salah Satu Keajaiban Dunia yang Dilindungi UNESCO

Setelah mereka menegakkan kekuasaan di Mataram, prasasti-prasasti kerajaan mulai menggunakan bahasa Jawa Kuno, menandai pergeseran pusat budaya dan politik ke tanah Jawa bagian tengah.

Jejak Arsitektur dan Keyakinan Dinasti Syailendra

Raja-raja dari keluarga Sailendra dikenal sebagai pelindung besar bagi perkembangan budaya dan keagamaan di Jawa.

Mereka membangun banyak bangunan suci yang hingga kini menjadi warisan dunia. Beberapa di antaranya adalah Candi Kalasan, Borobudur, Mendut, Pawon, Sewu, Plaosan, dan Prambanan.

Sewu, Plaosan, dan Borobudur merupakan kompleks bangunan suci bagi pemeluk ajaran Buddha.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Sumber: Buku Warisan Bahari Indonesia, Yayasan Obor Indonesia 2016

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X