sketsa

PMII dan Pilkada Jember 2024

Jumat, 27 September 2024 | 13:07 WIB
PMII dalam Pilkada Jember 2024 (Dok. PMII Jember)

Dalam hal ini, PMII mungkin perlu mengambil sikap “lebih berani” mengingat pada tahun ini merupakan target penyelesaian perencanaan tata ruang di Kabupaten Jember yang merupakan main issue dalam beberapa periode terakhir.

Baca Juga: Faqih Al-Haramain Pastikan akan Benahi Permasalahan Internal jika Menjadi Ketum PB PMII

Menilik Visi-Misi Para Calon Bupati-Wakil Bupati Kabupaten Jember

Sebagai bagian dari masyarakat Jember, PMII tentu -dengan berbekal nilai kolektif dan pengalaman empiris persinggungannya dengan masyarakat- sedikit banyak memahami dan ikut merasakan situasi kebatinan masyarakat Kabupaten Jember.

Setidaknya terdapat dua isu besar yang menjadi main issue dalam beberapa tahun terakhir. Kedua isu tersebut bisa diasosiasikan dengan demokrasi ekonomi dan Hak Asasi Manusia (HAM).

Isu pertama termanifestasikan ke dalam serangkaian upaya penegakan penegakan kedaulatan rakyat atas sumberdaya alam. Sedang, isu kedua tampak pada perjuangan PMII mewujudkan lingkungan yang ramah bagi kelompok rentan, khususnya perempuan dan anak.

Baca Juga: Adanya Indikasi Ketidaknetralan Penyelenggara, PC PMII Jember Ingatkan KPU Jaga Integritas dan Dorong Bawaslu Perkuat Pengawasan Jelang Pilkada

Bertolak dari kedua main issue di atas, lebih lanjut penulis akan mengajak untuk menilai visi dan misi yang dibawakan kedua calon sebagai upaya untuk menentukan pada sisi mana PMII perlu “berpihak”.

Supaya tidak terlalu panjang, berikut akan disajikan visi dan beberapa misi yang berkaitan dengan main issue PMII Jember:

1. Hendy-Gus Firjaun

Visi: Wes Wayahe Jember Apik dan Kueren Dengan Prinsip Sinergi, Kolaborasi dan Akselerasi.

Baca Juga: DPC Demokrat Jember Minta Bawaslu dan Pemkab Jember Segera Turunkan Citra Diri Petahana di Masa Kampanye

Misi:

1. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan semangat sinergitas dan kolaborasi dengan semua elemen;
2. Jember daulat pangan;
3. Menjadi kabupaten nyaman

2.     Gus Fawait-Djoko

Halaman:

Tags

Terkini

Jangan Biarkan Kota Santri Kehilangan Jati Diri

Jumat, 26 Juni 2026 | 09:40 WIB

Sistem Keulamaan dan Ahwa Permanen dalam NU

Selasa, 16 Juni 2026 | 16:49 WIB

Refleksi Hardiknas 2026: Pendidikan dan Buku

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:35 WIB

Menimbang Dampak AI pada Nalar Generasi Bangsa

Kamis, 30 April 2026 | 12:05 WIB

Guru Pejuang Literasi

Selasa, 7 April 2026 | 10:35 WIB

Ketika Inklusi Berubah Menjadi Eksploitasi

Selasa, 24 Maret 2026 | 14:35 WIB

Idul Fitri dan Momentum Transformasi Digital UMKM

Kamis, 19 Maret 2026 | 13:30 WIB

Gus Dur, Cina dan Islam

Kamis, 19 Februari 2026 | 21:25 WIB