Terlebih di musim pilkada seperti sekarang. Sudah saatnya para elit di negeri ini tidak terjebak kepada pemenuhan aksesoris sosial, seperti kekayaan, jabatan dan popularitas, tetapi lebih berorientasi kepada melayani rakyat.
Bangsa sebesar Indonesia seharusnya bersyukur memiliki tokoh selevel Gus Dur. Sebagai bangsa multikultural, rakyat Indonesia seharusnya banyak belajar dari prinsip-prinsip yang dipegang teguh oleh Gus Dur.
Hal-hal ini sebenarnya agenda besar yang patut menjadi tugas bersama anak bangsa. Agar ke depan karakter Gus Dur tidak akan pernah mati dalam membangun negeri. Tidak sekedar penganugerahan gelar pahlawan nasional bagi Gus Dur.
Toh, masalah substansinya bukan penganugerahan gelar pahlawan nasional bagi Gus Dur. Namun nilai-nilai luhur dari Gus Dur harus terus dilestarikan bagi seluruh generasi penerus. Karena, jika Gus Dur masih hidup, dengan enteng akan berkata: "gitu aja kok repot".***
*Guru SMAN 1 Jombang dan Dosen STAI Darussalam Krempyang Nganjuk
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Fakta Menarik Fuad Bawazier Eks Menkeu Orba yang Kini Didaulat Jadi Komisaris Utama MIND ID, Namanya Muncul dalam Drama Pelengseran Gus Dur?
Keistimewaan Mampu Mengelola Konflik Tanpa Ada Pertumpahan Darah, Gus Baha Sebutkan Karomah Wali yang Dimiliki Gus Dur
Aneh Tapi Benar-benar Terbukti, Inilah 4 Karomah Gus Dur yang Dianggap Gila, Sebagai Real Wali?
Keampuhan Pusaka Joko Tingkir, Kakek Moyang Gus Dur Dibuat Lolos dari Ancaman Keris Kyai Setan Kober Arya Penangsang
Aksi 5 Warga NU Temui Presiden Israel Panen Hujatan, Netizen Ungkit Kunjungan Ketum PBNU dan Gus Dur
Dikenal Sebagai Tokoh yang Suka Humor, Inilah 4 Presiden 'Korban' Guyon Gus Dur hingga Tertawa Terpingkal-pingkal