Samsul Widodo*
SketsaNusantara.id - Dana Desa diharapkan bisa berkontribusi untuk kolaborasi membangun transportasi perdesaan.
Pada Hari Perhubungan Nasional, Pemerintah banyak memberi perhatian transportasi perkotaan, Saatnya Berkolaborasi Mempercepat Pembangunan Angkutan Perdesaan juga yang saat ini sudah semakin punah.
Pembangunan angkutan perdesaan harus didorong menjadi program nyata yang diusung oleh para calon kepala daerah.
Baca Juga: Kapitalisme Pendidikan di Indonesia dalam Perspektif Paulo Freire, Ivan Illich, dan Erich Fromm
Transportasi desa merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam menjaga keterhubungan antara satu desa dengan desa lainnya serta keterhubungan antara desa dengan kota-kota besar.
Sistem transportasi desa sangat mempengaruhi kemajuan dan perkembangan ekonomi di suatu wilayah. Sistem transportasi desa sendiri dapat berupa penggunaan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum seperti angkutan pedesaan.
Angkutan perdesaan adalah salah satu bentuk transportasi desa yang paling sering digunakan oleh masyarakat perdesaan.
Baca Juga: Fenomena 'Career Cushioning' Marak di Kalangan Karyawan
Angkutan perdesaan ini biasanya berupa mobil jenis minibus yang dapat mengangkut penumpang dan barang. Angkutan perdesaan sering kali beroperasi dari pagi hingga malam hari dan menjadi pilihan utama bagi masyarakat perdesaan untuk bepergian ke kota-kota terdekat dan sebaliknya.
Namun, meski sistem transportasi desa ini cukup membantu, namun masih banyak kendala yang dihadapi, seperti ketersediaan kendaraan yang terbatas, kurangnya akses jalan yang memadai, dan kurangnya perawatan dan pemeliharaan kendaraan. Selain itu, biaya transportasi juga bisa menjadi kendala bagi masyarakat yang kurang mampu.
Oleh karena itu, pemerintah dan masyarakat perlu bekerja sama dalam meningkatkan sistem transportasi desa.
Baca Juga: Banyak Provinsi yang akan Berakhir Masa Bonus Demografi
Pemerintah dapat memberikan program bantuan kendaraan dan perawatan jalan agar transportasi desa dapat lebih lancar dan terjamin.
Artikel Terkait
Menimbang Risiko Keberlanjutan Proyek Geothermal di Gunung Arjuno Welirang yang Mengancam Kelestarian Kawasan Lindung Beragam Biodiversitas, Siapkah?
Mengenang Jejak Resolusi Jihad, Kisah Heroik Perjuangan Kemerdekaan Indonesia yang Lahir dari Kegelisahan KH Hasyim Asy'ari
Spekulasi Liar Menjelang Pemilihan Ketua Umum PB PMII 2024
Raja Jawa di Balik Pohon Beringin: Horor De Javu dari Orde Baru
Sajak Suara Wiji Thukul: Terus Memburu Kita seperti Kutukan