Selain itu, warga lokal berupaya menjaga kemurnian dan kesucian dari situs ini ketika pertama kali ditemukan sebelum diputuskan untuk dibuka secara umum pada tahun 2016.
Menurut pendapat Novi Bahrul Munib yang merupakan seorang arkeolog dari Kediri mengatakan bahwa bendera Merah Putih milik Kerajaan Majapahit diyakini berasal dari Situs Adan-Adan.
Hal itu disebabkan karena Bendera Merah Putih milik Kerajaan Majapahit serupa dengan milik bendera Pasukan Jayakawatwang dari Kediri.
Kemudian penggalian kembali dikerjakan dari tanggal 1 hingga 15 Juli 2019 dan hasilnya ditemukan Arca Dhyanibuddha Amitabha, Fragmen lapik arca, dan kepala Arca Bodhisatva.
Temuan di kawasan Situs Adan-Adan ini menununjukkan sekaligus membuktikan bahwa situs kuno ini berlatar belakang Buddha Mahayana.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini!
Artikel Terkait
Prasasti Cane di Lamongan yang Dikenal Sebagai Tanda Situs Kuno Awal Berdirinya Kerajaan Kahuripan, Ternyata Terselip Kisah Ini...
Dibangun pada Abad Ke-9, Inilah Candi Gumpung di Jambi Situs yang Berlatar Belakang Agama Buddha Vajrayana
Ragam Relief Pada Candi Simping yang Dikenal Sebagai Situs Kuno Era Majapahit, Konon Digunakan Sebagai Makam Raden Wijaya
Konon Jadi Bekas Petirtaan di Zaman Kerajaan Mataram Kuno, Situs Payak di Bantul Yogyakarta Ini Dibangun Pada Abad ke-9
Misteri Tersembunyi Pada Situs Kuno Candi Klodangan di Berbah Sleman, Ternyata Begini Kondisinya Sekarang
Inilah Wujud Keadaan Candi Bocok Situs Kuno dari Masa Raja Hayam Wuruk, Benarkah Ada Arca Kepercayaan Dewaraja?