Maksudnya agar masyarakat yang mengonsumsinya lebih dekat kepada Allah SWT dengan cara bersyukur atas nikmat yang diberikan.
Ini menjadi salah satu cara untuk menambah kedekatan diri kepada Sang Khaliq.
Tak cuma namanya, isian kolak juga punya filosofi tersendiri.
Misalnya kolak pisang kepok memiliki makna masyarakat diharuskan 'kapok' atau jera atas dosa yang telah dilakukan.
Sedangkan kolak yang berisi ubi atau telo pendem punya makna masyarakat bisa mengubur (di pendem) kesalahan yang diperbuat sehingga bisa menjalankan hidup dengan jalan penuh ridho Allah SWT.
Sementara santan, yang dalam bahasa jawa disebut 'santen' merupakan kependekan dari 'pangapunten' yang berarti permohonan maaf.
Selain rasanya yang enak kolak juga memberikan energi karena kandungan gula di dalamnya.
Baca Juga: Mulai Langka, Begini Cara Buat Kupat Ketheg, Kuliner Warisan Sunan Giri yang Cuma Ada di Gresik
Oleh karena itu, kolak cocok disantap saat berbuka guna memberikan energi untuk terus melakukan ibadah selanjutnya.***
Artikel Terkait
Senantiasa Diburu Peziarah, Inilah 'Ketupat Ketheg' Sajian Kuliner Khas Giri, Ternyata Dibuat dari Air Keruh?
Caos Dhahar Loro Gendhing Kuliner Kesukaan Sunan Kalijaga, Ternyata Makanan Ini Harus Dibuat Orang Ini…
Sering Disangka Makanan Khas Indonesia, 8 Kuliner Ini Hasil Akulturasi Budaya Jawa, Tionghoa, Belanda hingga India
4 Kuliner Legendaris Bernama Unik Warisan Wali Songo yang Masih Eksis, Ada Favorit Sunan Kudus hingga Sunan Kalijaga
Meski Pakai Bahasa Jawa, Wedang Ronde Bukan Kuliner Asli Indonesia Loh, Begini Asal Usulnya hingga Jadi Simbol Reuni
Asal-usul Sego Jangkrik, Kuliner Kesukaan Sunan Kudus yang Isinya Bukan Pakai Jangkrik, tapi Daging...