Bagi masyarakat Cirebon, Docang tidak hanya sekedar kuliner, tetapi juga menjadi simbol perjuangan dan kegigihan para wali dalam menyebarkan ajaran Islam.
Makanan ini menjadi penghormatan sekaligus kenangan akan jasa para Wali Songo yang telah membawa pencerahan spiritual ke wilayah tersebut.
Oleh sebab itu hingga saat ini, Docang menjadi makanan yang sarat makna sehingga masih menjadi salah satu kuliner andalan Cirebon yang digemari oleh banyak orang.
Selain dapat dinikmati di warung-warung tradisional, hidangan kini juga sering disajikan dalam acara-acara adat ataupun ritual keagamaan di Cirebon.
Lalu terbuat dari apa saja Docang itu hingga disukai para wali dan digemari rakyat terkhusus Cirebon hingga saat ini?
Docang rupanya terbuat dari campuran oncom (fermentasi dari ampas tahu), sayur-sayuran seperti kacang panjang, buncis, dan labu siam, serta bumbu-bumbu seperti bawang merah, bawang putih, cabai, terasi, dan kelapa parut
Lalu hidangan ini akan disajikan dalam keadaan hangat dan bertekstur lembut, dengan kuah kental yang kaya akan rempah. Dan akan disempurnakan dengan kerupuk aci di atasnya.***
Artikel Terkait
Senantiasa Diburu Peziarah, Inilah 'Ketupat Ketheg' Sajian Kuliner Khas Giri, Ternyata Dibuat dari Air Keruh?
Caos Dhahar Loro Gendhing Kuliner Kesukaan Sunan Kalijaga, Ternyata Makanan Ini Harus Dibuat Orang Ini…
Sering Disangka Makanan Khas Indonesia, 8 Kuliner Ini Hasil Akulturasi Budaya Jawa, Tionghoa, Belanda hingga India
4 Kuliner Legendaris Bernama Unik Warisan Wali Songo yang Masih Eksis, Ada Favorit Sunan Kudus hingga Sunan Kalijaga
Meski Pakai Bahasa Jawa, Wedang Ronde Bukan Kuliner Asli Indonesia Loh, Begini Asal Usulnya hingga Jadi Simbol Reuni
Asal-usul Sego Jangkrik, Kuliner Kesukaan Sunan Kudus yang Isinya Bukan Pakai Jangkrik, tapi Daging...
Mulai Langka, Begini Cara Buat Kupat Ketheg, Kuliner Warisan Sunan Giri yang Cuma Ada di Gresik