SketsaNusantara.id - Setiap tanggal 1 Mei, masyarakat Indonesia dan juga dunia memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day.
Peringatan Hari Buruh setiap tanggal 1 Mei ini dimulai sejak tahun 1889.
Ada alasan khusus kenapa Hari Buruh diperingati setiap tanggal 1 Mei.
Baca Juga: Kumpulan Ucapan Memperingati Hari Buruh 2025 dengan Penuh Harapan dan Semangat untuk Caption Medsos
Penetapan Hari Buruh setiap tanggal 1 Mei tak lepas dari kerusuhan yang terjadi di Haymarket, Chicago, Amerika Serikat.
Kerusuhan Haymarket Chicago hanyalah satu dari beberapa peristiwa yang melatarbalakangi lahirnya peringatan Hari Buruh.
Tragedi kerusuhan Haymarketdi Chicago terjadi pada 4 Mei 1886.
Sebelumnya, buruh di Eropa Barat dan Amerika Serikat memiliki jam kerja yang tidak manusiawi.
Kala itu, kondisi kerja yang dihadapi buruh cukup berat dengan jam kerja panjang antara 10-16 jam per harinya.
Selain itu, lingkungan kerja yang tidak aman dan upah yang sangat minim menjadi gambaran kondisi buruh pada saat itu.
Pada 1806, para pekerja Cordwainers di Negeri Paman Sam melakukan aksi mogok kerja yang kemudian menjadi tanda lahirnya gerakan buruh dalam menuntut jam kerja yang lebih manusiawi.
Pada tahun 1882, digelar pawai Hari Buruh pertama di New York yang menuntut pemberlakukan jam kerja 8 ham per hari.
Artikel Terkait
Intip Sejarah Hari Kesehatan Sedunia, Bakal Diperingati pada 7 April 2025! Napak Tilas WHO dalam Memberantas Penyakit Genting, Luar Biasa
Intip Kilas Balik Sejarah Masuknya Orang Tionghoa di Jember, Ternyata Sudah Ratusan Tahun?
Membaca Jember Lewat Dinding Sejarah NV LMOD: Kisah Perkebunan, Perjalanan Bisnis, dan Jejak George Birnie dalam Kepingan Masa
Sejarah Tari Lahbako, Tarian Perempuan Buruh Tembakau Jember yang Menyulam Keringat dari Ladang Menjadi Keindahan di Atas Panggung
Inilah Sejarah Awal Terbentuknya Tentara Matsrip di Jember, Ada Perjuangan dan Peristiwa Penting di Baliknya!
Kenapa Paskah Identik dengan Telur? Mengupas Sejarah dan Makna dari Telur Paskah pada Peringatan Kebangkitan Yesus
Kenapa Hari Kartini 21 April? Sejarah hingga Kisah Perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam Menuntut Hak Perempuan