SketsaNusantara.id- Mastrip dikenal sebagai bukti berupa monumen bersejarah yang berada di Dusun Bacem, Desa Panduman, Kecamatan Jelbuk, kabupaten Jember Jawa Timur.
Mastrip sendiri berasal dari kata TRIP atau singkatan dari Tentara Republik Indonesia Pelajar.
Tentara Republik Indonesia Pelajar yang berisi para tentara muda inilah sehingga dikenal Mastrip, alias karena dipanggil mas.
Kemudian benih atau pelopor dari TRIP adalah BKR Pelajar atau Badan Keamanan Rakyat yang dibentuk pada 22 Agustus 1945.
Selain itu, Tentara Republik Indonesia Pelajar juga diienal dengan nama EX BRIGADE 17 Tentara Pelajar.
Lantas pihak Belanda sendiri menyebut TRIP dengan Sebutan Die Kleintjes TRIP, yang dilansir SketsaNusantara.id dari website tni.mil.id.
Tugu Mastrip yang diletakkan di Desa Panduman ini menandakan bahwa ditempat itulah terjadinya sebuah peristiwa penting
Perisitiwa tersebut adalah perjuangan berupa penghadangan oleh Tentara Repubik Indonesia Pelajar (TRIP) Batalyon 4000 yang dikenal dengan pasukan kukuk beluk.
Mereka menghadang konvoi tentara penjajah yang akan memasuki kota Jember ketika Agresi Miiter I pada tahun 1947.
Selain itu, tercetusnya Mastrip juga banyak dipengaruhi oleh sejarah hari pahlawan pada 10 November 1945.
Sejarah ini diawali lewat siaran RRI di berbagai kota besar di Tanah Air seperti Jakarta, Bandung, Medan, Padang dan Surabaya.
Artikel Terkait
Andien Aisyah dan Jejak Masa Kecilnya di Kampung Bromo Kalisat, dari Desa Kecil di Jember hingga Panggung Jazz Dunia
5 Fakta Menarik Tanaman Pinang, Pohon yang Konon Jadi Asal-Usul Jember Sudah Ada Sejak Zaman Purbakala hingga Dipercaya Bisa Mendatangkan Kemakmuran
Waton Tak Pernah Padam! Demi Cagar Budaya Jember, Parade Pegon dan Kenduren Khidmat Tetap Terlaksana di Tengah Minimnya Anggaran
Intip Kilas Balik Sejarah Masuknya Orang Tionghoa di Jember, Ternyata Sudah Ratusan Tahun?
Libur Lebaran Ketupat Jumlah Kunjungan Wisata ke Pantai Papuma Jember Menurun, Ada Apa?
Jadi Objek Wisata Religi Ternama, Inilah 4 Makam Wali di Jember Provinsi Jawa Timur, Jarang Sepi Peziarah