Minggu, 19 Juli 2026

Intip Kilas Balik Sejarah Masuknya Orang Tionghoa di Jember, Ternyata Sudah Ratusan Tahun?

Photo Author
Sinta Dewi Utami, Sketsa Nusantara
- Senin, 7 April 2025 | 22:03 WIB
Kampung Pecinan di Wilayah Kota Jember yang jadi pusat pertokoan tertua milik orang Tionghoa. (Youtube.com/@Kang Ngeluyur)
Kampung Pecinan di Wilayah Kota Jember yang jadi pusat pertokoan tertua milik orang Tionghoa. (Youtube.com/@Kang Ngeluyur)

SketsaNusantara.id- Keberadaan masyarakat Tionghoa di Indonesia berhasil membuat negeri Indonesia semakin beragam.

Salah satu tempat yang ditinggali oleh masyarakat Tionghoa tersebut adalah di Kota Jember, Jawa Timur.

Masyarakat Tionghoa di Jember diketahui memiliki pengaruh kuat dalam perkembangan dan kemajuan kota dari masa ke masa.

Baca Juga: Waton Tak Pernah Padam! Demi Cagar Budaya Jember, Parade Pegon dan Kenduren Khidmat Tetap Terlaksana di Tengah Minimnya Anggaran

Meskipun sebenarnya, belum ada atau sangat sulit untuk menentukan kapan waktu yang tepat saat orang Tionghoa ini datang ke Jember.

Tetapi, titik tolak kedatangan orang-orang Cina atau Tionghoa di Jember itu diperkirakan terjadi saat masa pemerintahan Kyai Tumenggung Suro Adiwikrama.

Kemudian perpindahan masyarakat Tionghoa dalam jumlah yang besar diketahui terjadi kira-kira pada abad pertengahan ke-19.

Baca Juga: 5 Fakta Menarik Tanaman Pinang, Pohon yang Konon Jadi Asal-Usul Jember Sudah Ada Sejak Zaman Purbakala hingga Dipercaya Bisa Mendatangkan Kemakmuran

Saat itu tanah di wilayah Jember memang sangat subur untuk menanam tembakau, dikutip SketsaNusantara.id dari kanal Youtube @Kang Ngeluyur.

Selain itu, pindah atau proses migrasi orang Tionghoa juga dipermudah dengan adanya jalur transportasi kereta api yang saat itu telah dibangun.

Kemudian orang Tionghoa ini membentuk pemukiman tersendiri dengan pusatnya yang berada di daerah Pecinan di distrik Jember.

Baca Juga: Dari Pegawai Kolonial hingga Raja Perkebunan, Sepenggal Kisah George Birnie dan Sejarah Lahirnya Jember Modern

Sebagai informasi, daerah tersebut saat ini menjadi jalan Untung Suropati dan Jalan H. Samanhudi atau pasar Tanjung.

Sepanjang jalan itu, berjejer banyak toko yang sebagian besar pemiliknya adalah orang dari kalangan etnis Tionghoa.

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: Youtube @Kang Ngeluyur

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X