SketsaNusantara.id - George Birnie, pengusaha asal Belanda yang erat kaitannya dengan asal-usul Kabupaten Jember.
Bagi sebagian orang Jember, nama George Birnie mungkin tak asing terdengar. Bahkan ia mendapat julukan sebagai 'Bapak Jember modern', meski tak ada hasil karya yang menggunakan namanya sebagai pengingat, baik itu nama jembatan, nama jalan, ataupun sebuah tugu.
Lahir di Deventer pada 28 April 1831, George Birnie lahir dari pasangan suami istri Johan Willem Birnie dan Maria Louiza van Schuppen.
Kelahiran George Birnie ini membawa kebahagiaan bagi kedua orang tuanya. Sang ayah lantas mempersiapkan untuk memberikan pendidikan terbaik bagi putranya. George Birnie pernah menempuh pendidikan di Dewan Akademi di Delft.
Sang ibu meninggal dunia saat ia masih berumur 6 tahun, 11 tahun kemudian, ia harus kembali merasakan kehilangan atas meninggalnya ayahnya.
Meski tak lagi tumbuh bersama kedua orang tuanya, namun George Birnie tetap semangat melanjutkan hidupnya.
Empat tahun setelah ayahnya meninggal, George Birnie memutuskan untuk berangkat ke tanah Jawa. George Birnie mulai berlayar menuju tanah Hindia di tahun 1852.
Hingga akhirnya, George Birnie sampai di tanah Jember. Kali pertama di Jember, ia bekerja sebagai pegawai negeri Belanda di tanah jajahan dengan jabatan controleur untuk administrasi internal.
Kinerjanya yang bagus membuat karirnya berkembang dengan cepat. Tak butuh waktu lama, ia mulai naik jabatan hingga dipercaya sebagai inspektur.
Baca Juga: Makam Djemilah Birnie, Pribumi yang Dinikahi oleh Saudagar Kaya Belanda, Jadi Asal-usul Nama Jember?
"Namun karena sesuatu hal yang prinsipil, George Birnie mengundurkan diri dan
meninggalkan dinas pemerintahan untuk bekerja demi kepentingannya sendiri," terang RZ Hakim, dilansir SketsaNusantara.id dari Youtube RZ Hakim.
Pernah menjabat sebagai inspektur membuatnya jadi mengenal wilayah Jember terkait kualitas tanah, air, dan udaranya.
Artikel Terkait
Apa itu Festival Pegon? Intip Asal Mula Tradisi Unik yang Tetap Dilestarikan di Jember Merayakan Riyoyo Kupat Pasca Lebaran
Misteri Prasasti Kuno di Jember, Jejak Sang Marucana dari Tahun 989 Saka yang Masih Belum Terpecahkan
Melihat Peninggalan Kerajaan Nusantara di Jember, Prasasti Lumbung dengan Pahatan Unik dan Aksara Kuno yang Masih Menyimpan Misteri hingga Kini
Catat! Ini Rekomendasi 3 Apotek 24 Jam di Sekitar Kampus Jember, Butuh Obat Tengah Malam Gak Perlu Khawatir Lagi
Puncak Arus Balik Diprediksi Terjadi Hari Ini, PT KAI Daop 9 Jember: Jumlahnya Mencapai 12 Ribu Penumpang
Usulan Perubahan Perda SOTK, Ketua Bapemperda DPRD Jember Hanan Kukuh: Ada 5 OPD yang Dilebur