sketsa

Menyingkap Tabir Urgensi Peran Perempuan dan Bahaya Laten Pola Pikir Misogini

Sabtu, 8 November 2025 | 10:50 WIB
Astatik Bestari (SketsaNusantara.id)

Baca Juga: Tiga Srikandi dalam Pertarungan Pilgub Jatim 2024: Bukti Nyata Kepemimpinan Tidak Terbatas Gender

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengidentifikasi ketimpangan gender sebagai akar penyebab kekerasan terhadap perempuan, sebuah krisis kesehatan publik global. Ketika sebuah masyarakat menoleransi sikap yang merendahkan perempuan, ia secara implisit memberi ruang bagi bentuk-bentuk agresi yang lebih berbahaya. Namun, bahaya terbesarnya bersifat kolektif.

Misogini adalah pemborosan potensi manusia skala besar. Ia seperti sebuah negara yang memilih untuk menggunakan hanya setengah dari sumber daya manusianya, menolak ide cemerlang, kepemimpinan yang cakap, dan inovasi yang solutif hanya karena berasal dari gender tertentu.

Baca Juga: 5 Film Wulan Guritno yang Kontroversial, Mulai dari Peran Perempuan Panggilan hingga Bandar Narkoba

Mengatasi hal ini bukanlah tentang menyalahkan atau menghakimi individu yang mungkin tanpa sadar memegang bias tersebut. Sebaliknya, ini adalah ajakan untuk kontemplasi dan kesadaran kolektif. Perubahan dimulai dari pengakuan bahwa setiap individu, terlepas dari gendernya, memiliki bias yang dibentuk oleh lingkungan.

Langkah selanjutnya adalah kemauan untuk secara aktif mempertanyakan asumsi kita, mendengarkan dengan empati, dan menantang narasi yang merendahkan dalam lingkungan kita dengan cara yang santun namun tegas. Mendorong partisipasi perempuan di segala bidang bukanlah tindakan amal; itu adalah strategi paling cerdas untuk kemajuan bersama. Ketika kita secara aktif mendukung, menghargai, dan memberi ruang bagi perempuan untuk memimpin, berinovasi, dan berkontribusi secara penuh, kita tidak hanya membebaskan potensi mereka, tetapi kita membebaskan potensi kemanusiaan kita secara keseluruhan.***

*Pegiat Pendidikan Nonformal dan Informal; Ketua 2 DPP ASTINA (Asosiasi Tutor Pendidikan Kesetaraan Nasional), Ketua bidang Peningkatan Mutu PTK DPW FK-PKBM Jatim, LP Ma'arif PCNU Jombang bidang PNF

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara. Di sini. KLIK DI SINI!

 

 

Halaman:

Tags

Terkini

Jangan Biarkan Kota Santri Kehilangan Jati Diri

Jumat, 26 Juni 2026 | 09:40 WIB

Sistem Keulamaan dan Ahwa Permanen dalam NU

Selasa, 16 Juni 2026 | 16:49 WIB

Refleksi Hardiknas 2026: Pendidikan dan Buku

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:35 WIB

Menimbang Dampak AI pada Nalar Generasi Bangsa

Kamis, 30 April 2026 | 12:05 WIB

Guru Pejuang Literasi

Selasa, 7 April 2026 | 10:35 WIB

Ketika Inklusi Berubah Menjadi Eksploitasi

Selasa, 24 Maret 2026 | 14:35 WIB

Idul Fitri dan Momentum Transformasi Digital UMKM

Kamis, 19 Maret 2026 | 13:30 WIB

Gus Dur, Cina dan Islam

Kamis, 19 Februari 2026 | 21:25 WIB