*Isna Asaroh
SketsaNusantara.id - Pada tanggal 27 November 2024 mendatang, kita akan dihadapkan dengan pesta Demokrasi lima tahunan dalam rangka memilih kepala daerah baik Provinsi ataupun Kabupaten dan atau Kota. P
emilihan kepala daerah (pilkada) merupakan hal penting dalam kelangsungan Negara Demokrasi demi mewujudkan sebuah kepemimpinan yang didasarkan pada “oleh, untuk, dan dari Rakyat” sebagai pemegang kekuasaan tertinggi.
Dalam konteks Indonesia, pemilihan kepala daerah, utamanya gubernur, diatur oleh Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 serta Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014.
Lebih lanjut, Pemilihan Gubernur (Pilgub) menjadi bagian dari wujud nyata manifestasi kedaulatan rakyat. Hal itu didasarkan pada adanya kesempatan bagi masyarakat untuk memilih pemimpin yang mereka anggap mampu mewakili aspirasi dan kebutuhan mereka.
Selain itu, dengan melibatkan rakyat dalam proses pemilihan, legitimasi pemimpin yang terpilih menjadi lebih kuat karena didukung oleh suara langsung dari rakyat.
Pun dengan adanya proses pemilihan gubernur yang demokratis dapat membantu meningkatkan kesadaran politik dan keterlibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan yang mempengaruhi kehidupan mereka kedepannya. Partisipasi tersebut dirasa penting untuk menciptakan pemerintahan yang responsif dan akuntabel.
Baca Juga: Sekda Jember Hadi Sasmito Ditahan Polda Jatim Atas Dugaan Korupsi Billboard
Tidak hanya itu, Pemilihan Gubernur (Pilgub) secara langsung oleh rakyat juga dapat mengurangi praktik korupsi dan politik uang.
Dengan menetapkan proses yang transparan dan akuntabel, diharapkan dapat tercipta adanya lingkungan politik yang bersih dan adil, di mana calon pemimpin yang dipilih berdasarkan kemampuan dan integritas mereka, bukan berdasarkan kekuatan finansial.
Di lain sisi, Pilgub juga dapat memperkuat demokrasi lokal dengan memberikan hak kepada masyarakat untuk memilih pemimpin mereka sendiri.
Ini mengarah pada pengembangan kebijakan yang lebih sesuai dengan kebutuhan lokal dan meningkatkan kualitas pelayanan publik secara regional.
Artikel Terkait
Tekan Angka Putus Sekolah, Luluk Nur Hamidah Cagub Jatim Hadirkan Program Seragam Sekolah Gratis
Cagub Jatim Luluk Nur Hamidah Hadirkan Program Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil Gratis dan Bantuan 1 Juta Rupiah ke Ibu Rumah Tangga
Partai Pengusung Khofifah-Emil Targetkan 67 Persen Suara di Jember
Jadwal Lengkap Debat Pilgub Jatim 2024, Adu Gagasan Srikandi Jawa Timur Perdana Malam ini
Khofifah Pimpin Doa untuk Ulang Tahun Prabowo di Hadapan Buruh Sidoarjo
Tiga Srikandi Jatim Adu Gagasan, Debat Perdana Pilgub Jawa Timur 2024 Ramai Jadi Sorotan Netizen: Lebih Seru Ketimbang Jakarta
Profil Sri Margana, Dosen Jurusan Sejarah UGM yang Dituding Plagiat Buku Peter Carey tentang Madiun, Lulusan Mana?
Tidak Ada Jokowi, Berikut 9 Nama Waketum Partai Golkar yang Ditunjuk Bahlil Lahadalia, Ada Mantan Napi Korupsi