sketsa

Asal Usul Desa Mlorah di Nganjuk

Jumat, 11 April 2025 | 22:45 WIB
Lingga di punden Desa Mlorah Nganjuk. (D'Travellers, 2021)

Hal ini bahkan sudah pernah dijelaskan KH Abu Hakim Abdurrahman (almarhum), pengasuh Pesantren Sekapurtih Nganjuk. Pada suatu kesempatan, kiai kharismatik itu menjelaskan secara detail kronologi sejarah Desa Mlorah. Termasuk ringkasan tahun kisah munculnya nama Mlorah beserta nama-nama para tokohnya. Terutama sosok yang disebut sebagai wong ning pojok’an deso.

Baca Juga: Tetap Tangguh Walau Fisik Sudah Renta, Beginilah Kehebatan Nyi Ageng Serang dalam Perang Jawa Bersama dengan Pangeran Diponegoro

Mbah Canthing diperkirakan lahir akhir 1700-an. Aslinya dari Jawa Tengah, meski belum diidentifikasi dari kabupaten/kota asalnya. Saat sudah tinggal di Mlorah, Mbah Canthing menikah dengan Mbah Sawi dari Bojonegoro. Mereka berdua punya empat anak, yaitu Ngalinem yang dinikahi Suro Karso, Marijan, Madinem dan Simah. Hingga sekarang, para keturunan Mbah Canthing mayoritas masih tinggal di Desa Mlorah. Meski mereka tidak hidup berkumpul di satu kawasan tertentu.

Area sekitar makam Mbah Canthing sekarang sudah berstatus wakaf dan dibangun mushala. Termasuk dibangun beberapa gedung untuk TPQ. Setiap malam Jumat Pahing setelah Maghrib digelar istighosah dan tahlil berkirim doa kepada para pendiri Desa Mlorah. Di samping mengenang spirit perjuangan yang sudah ditunjukkan salah satu anggota Laskar Pangeran Diponegoro itu.***

*Dosen STIT Urwatul Wutsqo Bulurejo Jombang

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di Sini

Halaman:

Tags

Terkini

Jangan Biarkan Kota Santri Kehilangan Jati Diri

Jumat, 26 Juni 2026 | 09:40 WIB

Sistem Keulamaan dan Ahwa Permanen dalam NU

Selasa, 16 Juni 2026 | 16:49 WIB

Refleksi Hardiknas 2026: Pendidikan dan Buku

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:35 WIB

Menimbang Dampak AI pada Nalar Generasi Bangsa

Kamis, 30 April 2026 | 12:05 WIB

Guru Pejuang Literasi

Selasa, 7 April 2026 | 10:35 WIB

Ketika Inklusi Berubah Menjadi Eksploitasi

Selasa, 24 Maret 2026 | 14:35 WIB

Idul Fitri dan Momentum Transformasi Digital UMKM

Kamis, 19 Maret 2026 | 13:30 WIB

Gus Dur, Cina dan Islam

Kamis, 19 Februari 2026 | 21:25 WIB