SketsaNusantara.id - Institusi kepolisian lagi-lagi jadi sorotan publik setelah warganet digegerkan dengan kabar dugaan pembungkaman kebebasan berekspresi terkait kritik terhadap lembaga tersebut.
Sementara itu, band Post-Punk asal Purbalingga, Sukatani, mendapatkan dukungan dari warganet dan sesama seniman setelah lagunya berjudul "Bayar Bayar Bayar" dihapus dari semua platform digital.
Lirik lagu tersebut diduga telah menyinggung institusi kepolisian sehingga band yang beranggotakan 2 orang itu harus meminta maaf dan melakukan klarifikasi di akun media sosialnya.
Mirisnya lagi, mereka berdua tampil dalam video permintaan maaf yang diunggah di akun resmi media sosial tanpa mengenakan topeng yang selama ini menjadi pilihan eksistensi dalam bermusik.
Topeng yang dikenakan oleh seniman, lazimnya merupakan pilihan beridentitas secara anonim yang dapat dimaknai sebagai perlawanan terhadap konsep selebritas dan kultus individu.
Bagi yang sudah akrab atau bahkan menghayati subkultur, terutama di skena musik, pemakaian topeng atau atribut sebagai tabir "identitas asli" bukanlah hal yang aneh.
Alih-alih menganggapnya sebagai gimmick belaka, tidak sedikit yang diam-diam menghormati simbol anonimitas itu dan menghargainya sebagai sikap kedaulatan berekspresi.
Dalam subkultur Punk, individualisme dan egalitarianisme sangat dijunjung tinggi. Dengan mengenakan topeng dan menolak perayaan popularitas, mereka mengalihkan perhatian dari sosok pribadi ke pesan yang disampaikan.
Tampil di hadapan publik dengan identitas yang sama ketika sedang mengenakan simbol anonimitas (secara mendadak apalagi terpaksa) merupakan hal tabu dan bisa dibilang semacam mencoreng harga diri. Terlebih lagi, jika keterpaksaan itu diduga akibat hasil intimidasi.
Dari situlah muncul poin penting yang meyinggung serangkaian pertanyaan dan pernyataan menyebalkan semacam "Punk kok klarifikasi?" atau "Punk kok minta maaf?".
"Punk kok Klarifikasi(?)"
Artikel Terkait
Dijebloskan ke Lapas Wanita Malang, Polisi Ungkap Fakta Baru Kasus Isa Zega! Kantongi Bukti Pemerasan pada Bos MS Glow?
Tragis! Polisi Ungkap Modus Vadel Badjideh Desak Anak Nikita Mirzani Gugurkan Kandungan: Relasi...
Geger! Polisi Ungkap Kronologi Lengkap Kasus Persetubuhan dan Aborsi oleh Vadel Badjideh Terhadap Laura Meizani
Vadel Badjideh Gelar Perkara dan Penahanan, Polisi Ungkap Modus Operandi hingga Terjadi Persetubuhan dan Aborsi pada Anak di Bawah Umur
Kilas Balik Kasus Fariz RM yang Sering Ditangkap Polisi Gegara Narkoba, 4 Kali Berurusan dengan Polisi Masih Belum Kapok?
Lagi! Kronologi Fariz RM Ditangkap Polisi Gara-gara Narkoba: Sedang Menunggu..
Susah Lepas dari Narkoba? 9 Selebriti Indonesia Ini Gak Kapok meski Bolak-balik Ditangkap Polisi, Ada Fariz RM hingga Ammar Zoni