Di zaman pendudukan Portugis dan kehidupan Wali Songo terdapat berbagai macam aliran yang ditakutkan akan terpecah belah karena ada bangsa penjajah.
Jika tidak ada yang menjaga aliran-aliran yang bermacam itu, takutnya bangsa Indonesia semakin terpecah-belah dan dimanfaatkan pihak lain.
"Mungkin dari dulu sudah pecah tanah Jawa kalau tidak ada Sunan Kalijaga, jaga kali jaga aliran biar tidak pecah belah," kata Habib Luthfi.
Baca Juga: Ulama Palestina Jadi Pelatih Tentara Majapahit, Pakai Baju Perang Pusaka Milik Sunan Kalijaga
Di sisi lain yang berlawann dengan makna nama atau gelar Sunan Kalijaga menurut Maulana Hbaib Luthfi, masyarakat juga percaya kalau ada petilasan tempat Sunan Kalijaga dulu.
Ada sebuah peninggalan sejarah tentang sebuah punden atau batu yang dipercaya jadi tempat bertapa Sunan Kalijaga.
Punden tersebut terletak di wilayah atau di tengah Desa Tambakboyo, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo sebagai napak tilas peninggalan sang Sunan.
Selain itu, ada Bukit Surowiti yang terletak di Desa Surowiti, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, merupakan petilasan pertapaan Sunan Kalijaga.
***
Artikel Terkait
Benarkah Wayang Kulit Sengaja Dibuat Sebagai Warisan Wali Songo? Sempat Jadi Kontroversi, Begini Sejarah Wayang Kulit Sunan Kalijaga
Bukan Sembarang Gua, Pesona Alam Pati Tempat Semar Bersemedi Ini Saksi Sunan Gresik Islamkan Majapahit?
Kisah Sunan Kudus Larang Masyarakat Kudus Sembelih Sapi hingga Pilih Kerbau untuk Hewan Kurban Idul Adha
4 Seni Gamelan Peninggalan Sunan Kalijaga, Sarat Makna Filosofis Sesuai dengan Suaranya, Untuk Penyebaran Agama Islam
Tak banyak yang Tahu, 4 Guru Spiritual Sunan Kalijaga, Salah Satunya Dihukum Mati Wali Songo, Karena Dianggap Sesat!
6000 Meter dari Pusat Kota Pati, Sunan Bonang Pernah Murka dan Wariskan Kisah Legenda Tongkat Sakti
Kisah Wafatnya Sunan Kalijaga, Wali yang Pernah Mencuri hingga Dijuluki Brandal Lokajaya, Berapa Umur yang Sebenarnya?
3 Istri Sunan Kalijaga yang Setia Menemani dalam Menyebarkan Agama Islam di Tanah Jawa