SketsaNusantara.id- Sebagai salah satu dari sembilan Wali Songo yang menyebarkan Agama Islam di Tanah Jawa, Sunan Kalijaga memiliki jasa besar dalam perkembangan seni dan budaya.
Salah satunya berupa seni gamelan yang terus lestari karena mendapatkan tempat di hati masyarakat hingga sekarang.
Siapa sangka, ternyata seni gamelan peninggalan Sunan Kalijaga ini ternyata sarat dengan makna filosofis.
Uniknya makna filosofis yang terkandung di dalam seni gamelan ini, sesuai dengan suara yang dihasilkan gamelan tersebut.
Tentu saja, laras dengan tujuan Sunan Kalijaga daat menciptakannya, makna seni gamelan tersebut berkaitan erat dengan kepentingan penyebaran Islam.
Dilansir SketsaNusantara.id dari berbagai sumber, setidaknya terdapat 4 seni gamelan peninggalan Sunan Kalijaga tersebut, diantaranya:
1. Kenong.
Kenong merupakan jenis alat musik gamelan Jawa. Gamelan ini memiliki nada tinggi dan nyaring karena terbuat dari perunggu.
Kenong termasuk dalam keluarga gong, diletakkan dengan posisi telungkup pada dua utas tali yang direntangkan bersilang pada sebuah landasan yang biasanya terbuat dari kayu.
Gamelan kenong biasanya dimanfaatkan sebagai pengisi harmoni dalam permainan gamelan, dan berfungsi sebagai penentu batas-batas gatra untuk menegaskan irama.
Dengan ukuran lebih besar daripada bonang, termasuk alat musik pukul dengan menggunakan bindi, sepasang pemukul kayu yang dililitkan kain.
Artikel Terkait
Fakta Menarik Fuad Bawazier Eks Menkeu Orba yang Kini Didaulat Jadi Komisaris Utama MIND ID, Namanya Muncul dalam Drama Pelengseran Gus Dur?
Di Balik Rasa Manis Gudeg Yogyakarta, Ternyata Ada Sejarah yang Pahit
Sejarah Mogok Kerja di Indonesia Ternyata Dimulai Dari Negeri Ibunda Nathan Tjoe A On Ini, Begini Kisah Lengkapnya