Buya Yahya juga menjelaskan bahwa menangis tanpa dibuat-buat, menunjukkan bahwa seseorang tulus melaksanakan kewajibannya dengan harapan agar Allah SWT mengampuni dosa-dosanya.
"Bersyukur kepada Allha karena memudahkan anda menangis, karena itu tanda ketulusan. Jika itu urusan kepada Allah, tangis Anda harus ditindaklanjuti dengan ingat dosa," ujarnya.
"Kalau Anda ingat dosa dengan sesama manusia, maka Anda lanjutkan dengan meminta maaf serius kepada mereka," pesannya.
Mengutip dari situs resmi Nahdlatul Ulama (NU), disebutkan 14 hal yang membatalkan sholat. Menangis bukan termasuk salah satunya, namun jika tangisan itu mengeluarkan suara erangan yang jelas maka sholatnya bisa batal.
Misalnya seseorang yang terlalu larut dalam kesedihan dan menangis tersedu-sedu hingga terdengar seperti mengucap dua huruf atau lebih, seperti suara "ah", "uh", atau isakan keras yang bisa dianggap sebagai ucapan.
Jika suara tangisan sudah menyerupai ucapan yang jelas, maka hal itu dihukumi seperti berbicara dalam sholat, sehingga dapat membatalkan sholat.
Oleh sebab itu, ketika seseorang menangis dalam sholat, sebaiknya tetap berusaha menahan suara agar tidak sampai mengeluarkan bunyi yang jelas.
Selain karena suara, tangisan juga bisa menjadi tidak baik jika disebabkan oleh urusan dunia, misalnya sedih karena masalah pekerjaan, keluarga, atau persoalan pribadi yang tidak berkaitan dengan ibadah.
Tangisan yang dibuat-buat atau dipaksakan juga tidak dianjurkan, kecuali jika bertujuan untuk melembutkan hati agar lebih khusyuk dalam beribadah.
Para ulama menekankan bahwa tangisan yang paling utama dalam sholat adalah tangisan karena takut kepada Allah dan karena kesadaran atas dosa.
Dengan demikian, menangis saat sholat tidak membatalkan sholat jika dilakukan karena takut kepada Allah dan tanpa suara yang jelas, tetapi bisa menjadi batal jika tangisan berlebihan, bersuara, atau sampai menelan air mata.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini
Artikel Terkait
Apa itu Muhasabah? Ini Arti Istilah yang Digunakan Gilang Dirga Pasca Berpulangnya Vidi Aldiano, Jadi Momen Introspeksi Diri Ingatkan pada Kematian
Wajib Tahu! Niat Bacaan Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Anak Laki-Laki dan Perempuan, Beserta Pengertiannya...
Jarang Orang Tahu! Meraih Malam Lailatul Qadar Pada 10 Malam Terakhir Ramadhan, Ini Tanda Orang yang Berhasil Mendapatkannya Kata Ustadz Abdul Somad
Niat Zakat Fitrah Lengkap untuk Diri Sendiri dan Keluarga Dalam Bahasa Arab, Indonesia hingga Terjemahannya
Keutamaan Puasa Syawal 6 Hari Setelah Ramadhan, Bolehkah Dilakukan Tidak Berurutan?