Berkat dukungan Projo, Jokowi berhasil terpilih menjadi Presiden RI dan Budi Arie mendapatkan pososi sebagai Menkominfo RI sebagai imbalannya.
Hal inilah yang mengakibatkan Budi Arie dapat julukan menteri giveaway yang berarti jabatan menteri pemberian Jokowi.
Menilik dari laman resmi Kominfo RI, Budi Arie memiliki latar belakang S1 pendidikan ilmu komunikasi dari Universitas Indonesia (UI) dan S2 Manajemen Pembangunan Sosial.
Informasi background pendidikan tersebut kemudian menjadi polemik hingga muncul julukan 'Menteri Giveaway' yang mendesak Budi Arie untuk mundur dari jabatan Kominfo.
Jabatan Kominfo dinilai tak pantas diberikan untuk Budi Arie karena tidak memiliki latar belakang pendidikan IT (Infromation Technology) atau bukan ahlinya di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
Sementara itu, serangan siber belakangan ini telah menemukan titik terang usai Brain Cipher kelompok hacker yang menyerang PDNS menggunakan ransomware Lockbit 3.0 akhirnya mememinta maaf.
Mengenai hal ini, pemerintah mulai menyiapkan diri untuk membenahi sistem keamanan dengan melakukan beberapa skenario termasuk memeberikan perlindungan berlapis dan mewajibkan backup data bagi semua instansi.
PDNS dikabarkan akan bisa diakses kembali pada hari Rabu, 3 Juli 2024 usai hacker memberikan kunci secara gratis.
Drama ransomware ini pun mendapat atensi dari Presiden Jokowi yang memerintahkan audit pusat data pemerintah untuk memperbaiki sistem keamanan siber di Indonesia.***