Kamis, 4 Juni 2026

Media Asing Soroti Desakan Menkominfo Mundur Pasca Serangan Ransomware PDNS, Sebut Budi Arie 'Menteri Giveaway', Apa Artinya?

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Jumat, 5 Juli 2024 | 06:53 WIB
Kominfo Budi Arie (Instagram/kemenkominfo)
Kominfo Budi Arie (Instagram/kemenkominfo)

Berkat dukungan Projo, Jokowi berhasil terpilih menjadi Presiden RI dan Budi Arie mendapatkan pososi sebagai Menkominfo RI sebagai imbalannya.

Baca Juga: Ada Kesalahan Internal? Pemerintah Ungkap Penyebab PDN Terserang Ransomware hingga Skenario Pengamanan Pusat Data Nasional 2

Hal inilah yang mengakibatkan Budi Arie dapat julukan menteri giveaway yang berarti jabatan menteri pemberian Jokowi.

Menilik dari laman resmi Kominfo RI, Budi Arie memiliki latar belakang S1 pendidikan ilmu komunikasi dari Universitas Indonesia (UI) dan S2 Manajemen Pembangunan Sosial.

Informasi background pendidikan tersebut kemudian menjadi polemik hingga muncul julukan 'Menteri Giveaway' yang mendesak Budi Arie untuk mundur dari jabatan Kominfo.

Baca Juga: Profil Semuel Pangerapan, Dirjen Aptika Kemenkominfo, Mundur Usai Serangan Ransomware di PDNS 2 Surabaya

Jabatan Kominfo dinilai tak pantas diberikan untuk Budi Arie karena tidak memiliki latar belakang pendidikan IT (Infromation Technology) atau bukan ahlinya di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Sementara itu, serangan siber belakangan ini telah menemukan titik terang usai Brain Cipher kelompok hacker yang menyerang PDNS menggunakan ransomware Lockbit 3.0 akhirnya mememinta maaf.

Mengenai hal ini, pemerintah mulai menyiapkan diri untuk membenahi sistem keamanan dengan melakukan beberapa skenario termasuk memeberikan perlindungan berlapis dan mewajibkan backup data bagi semua instansi.

Baca Juga: Drama Ransomware Banyak Kejanggalan, Ketum Partai Ummat Ungkap Skenario Tak Terduga di Balik Happy Ending 'Kunci Gratis' PDN

PDNS dikabarkan akan bisa diakses kembali pada hari Rabu, 3 Juli 2024 usai hacker memberikan kunci secara gratis.

Drama ransomware ini pun mendapat atensi dari Presiden Jokowi yang memerintahkan audit pusat data pemerintah untuk memperbaiki sistem keamanan siber di Indonesia.***

Halaman:

Editor: Rizqillah

Sumber: CNA, Kominfo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X