SketsaNusantara.id — Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember sukses memanfaatkan momentum Car Free Day (CFD) di kawasan Alun-Alun Jember pada Minggu (19/7/2026).
Dalam aksi jemput bola yang berlangsung semarak tersebut, tim medis di lapangan berhasil menghimpun sebanyak 56 kantong darah dari warga.
Kegiatan yang dipusatkan di depan Masjid Al Baitul Amin ini menarik perhatian besar dari pengunjung CFD.
Selain karena lokasinya yang strategis, PMI Jember juga menyiapkan stimulus unik berupa hadiah satu liter minyak goreng gratis untuk setiap peserta yang sukses mendonorkan darahnya sebagai bentuk apresiasi atas kepedulian mereka.
Untuk menunjang kenyamanan para pendonor di tengah riuhnya suasana akhir pekan, PMI Jember mengoperasikan satu unit bus donor darah keliling. Layanan penarikan darah ini dibuka selama empat jam saja, yakni mulai pukul 06.00 hingga 10.00 WIB.
Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Jember, dr. Agus Burhansyah, menjelaskan bahwa agenda di ruang publik sengaja digelar demi memfasilitasi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu pada hari kerja.
"Donor darah di CFD dilaksanakan untuk memberikan kemudahan bagi pendonor yang selama sepekan disibukkan dengan aktivitas pekerjaan sehingga tidak memiliki waktu untuk datang ke Unit Donor Darah. Melalui kegiatan ini, PMI hadir di tengah masyarakat sekaligus mengajak warga untuk berbagi melalui donor darah," terang dr. Agus.
Seluruh kantong darah yang terkumpul selanjutnya akan dibawa menuju laboratorium UDD PMI Jember untuk diproses dan diuji klinis sesuai standar pelayanan transfusi darah yang ketat.
Setelah dinyatakan aman dan higienis, pasokan tersebut akan segera didistribusikan ke sejumlah rumah sakit guna menyokong kebutuhan darurat para pasien.
Lewat keberhasilan aksi sosial ini, PMI Kabupaten Jember berharap kesadaran warga untuk mendonorkan darah secara rutin di ruang publik dapat terus meningkat, sekaligus memperkuat rantai solidaritas kemanusiaan antarsesama. ***
Artikel Terkait
Beda Sikap Fatimah Azzahra dengan Kepala Bakom RI, Wakil Ketua BEM UI Bikin Qodari Kehabisan Kata saat Dialog Singgung soal Komunikasi Pemerintah
Mengapa Program MBG Disebut Menghina Perempuan dan Sains? Ini Jawaban Lugas Ketua Aliansi Perempuan Indonesia Annette Mau di Hadapan DPR RI
55 Mobil Siaga Masuk Desa, Warga Madiun Tak Lagi Kesulitan Akses Bantuan Kesehatan dan Sosial
Perkuat Fondasi Kemanusiaan, PMI Jember Gelar Pendataan Massal PMR SMP/MTs se-Kabupaten
Belasan Tahun Akses Jalan di Plosok Desa Sucopangepok Minim Perbaikan, Legislator Gerindra Dorong Pemkab Jember Ambil Tindakan