Situasi itu kemudian disebut menimbulkan ketidaknyamanan bagi sebagian peserta forum. Berbagai keluhan yang terkumpul akhirnya bermuara pada aksi penyampaian aspirasi yang dilakukan ratusan perangkat desa di Kantor Kecamatan Selogiri.
Menanggapi aksi tersebut, Fredy Sasono memilih menyerahkan seluruh proses kepada pihak yang memiliki kewenangan. Ia tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai berbagai tudingan yang berkembang.
"Saya serahkan ke pimpinan," kata Fredy di Wonogiri, Jawa Tengah, Jumat, 5 Juni 2026.
Fredy juga menyampaikan bahwa dirinya siap menerima keputusan apa pun yang nantinya diambil oleh atasan maupun instansi berwenang. Termasuk apabila terdapat evaluasi terhadap posisinya sebagai Camat Selogiri.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan lanjutan dari pihak berwenang mengenai tindak lanjut atas desakan yang disampaikan para perangkat desa tersebut. Belum ada pula keputusan resmi terkait status jabatan Fredy Sasono.
Sementara itu, video aksi penggerudukan yang dilakukan ratusan perangkat desa masih terus beredar di berbagai platform media sosial. Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena melibatkan aparatur pemerintahan yang secara terbuka menyampaikan aspirasi kepada pimpinan wilayah mereka sendiri.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI!
Artikel Terkait
6 Fakta Demo di Markas Polda DIY, Massa Robohkan Pagar hingga 3 Mahasiswa yang Ditangkap Diserahkan Kembali ke Rektorat
Demo Malam di Polda DIY Berujung Kericuhan hingga Lalu Lintas Tersendat, Polisi Bantah Tembakkan Gas Air Mata
Polisi Pakai Peci dan Sorban saat Kawal Demo BEM UI di Mabes Polri, Netizen: Mau Ceramah Pak?
4 Terdakwa Kasus Penghasutan Demo Ricuh Agustus 2025 Divonis Bebas, Aktivis Gejayan Memanggil Serukan Perlawanan
Ribuan Warga Langkat Demo Bansos Belum Merata, Gerbang Kantor Bupati Roboh, Afandin Siap Temui Menteri Sosial