SketsaNusantara.id - Sejumlah massa menggelar aksi unjuk rasa di depan markas Polda DIY pada Selasa malam, 24 Februari 2026.
Demonstrasi tersebut berkaitan dengan kasus oknum Brimob yang diduga menganiaya siswa MTs di Taul, Maluku.
Dalam aksi massa yang digelar sejak pukul 18.00 WIB tersebut terungkap sejumlah fakta.
Salah satunya penangkapan 3 mahasiswa yang kini telah diserahkan kembali kepada pihak rektorat.
Dan berikut ini 5 fakta dalam aksi demo di Polda DIY pada Selasa malam, 24 Februari 2026.
1. Kronologi
Aksi unjuk rasa ini digelar pada Selasa petang, 24 Februari 2026.
Sejak pukul 18.00 WIB, massa yang berjumlah ratusan terlihat berjalan dari arah timur menuju markas Polda DIY.
Dikutip dari Instagram @jogjainfo, situasi di lokasi memanas dengan cepat usai massa tiba di Mapolda DIY.
Massa mulai mendorong water barrier di sisi pintu barat untuk memblokade jalan.
Sekitar pukul 18.45 WIB, situasi kian menegang usai massa mulai memukul-pukul pagar besi Mapolda DIY.
Artikel Terkait
Viral MBG Ramadhan Dirapel hingga 3 Hari, Publik Soroti Harga dan Kandungan Gizi
Polri di Titik Nadir! Dari Keterlibatan Narkotika hingga Tewasnya Remaja 14 Tahun oleh Brimob, PDIP Desak Percepatan Reformasi Polri Secara Total
Video Jalan Rusak di Lampung Viral, Akses Sekolah dan Kerja Terhambat, Warga Minta Perhatian Pemerintah
Niat Baik Berujung Kekerasan: Viral Video Pria Diduga ODGJ Mengamuk di Gerai Es Teh, Rekaman CCTV Jadi Sorotan
Satgas Gulbencal Kodam I/BB Percepat Pemulihan Jembatan di Tapanuli Tengah, Mobilitas Warga Kini Lancar
Polemik Perumahan Villa Indah Tegal Besar, Pemkab Jember dan BPN Pertimbangkan Opsi Relokasi
DPR Soroti Kasus Guru Honorer di Probolinggo yang Jadi Tersangka Karena Rangkap Jabatan Pendamping Desa, Habiburokhman: Seharusnya Jaksa...