Minggu, 19 Juli 2026

Video Jalan Rusak di Lampung Viral, Akses Sekolah dan Kerja Terhambat, Warga Minta Perhatian Pemerintah

Photo Author
Boy Nugroho, Sketsa Nusantara
- Selasa, 24 Februari 2026 | 19:30 WIB
Warga di Kabupaten Way Kanan, Lampung mengeluhkan kondisi jalan rusak.  ( Instagram/gilaang.ramadhaan)
Warga di Kabupaten Way Kanan, Lampung mengeluhkan kondisi jalan rusak. ( Instagram/gilaang.ramadhaan)

SketsaNusantara.id - Kondisi jalan rusak di Lampung kembali menjadi sorotan publik. Keluhan warga yang terekam dalam sebuah video viral memancing perhatian luas di media sosial. Akses harian yang sulit membuat persoalan ini semakin disorot.

Video tersebut diunggah akun Instagram @gilaang.ramadhaan. Unggahan itu memperlihatkan kondisi jalan rusak di wilayah Kali Papan, Way Kanan, Lampung. Hingga Selasa, 24 Februari 2026, video itu telah ditonton lebih dari 26 ribu kali.

Dalam rekaman berdurasi sekitar satu menit lebih, terlihat jalan tanah merah yang rusak parah. Permukaan jalan tampak licin dan dipenuhi genangan air usai hujan. Kondisi tersebut memaksa warga melintas dengan ekstra hati-hati.

Baca Juga: Jalan Terendam dan Jembatan Lapuk, Perjuangan Pelajar Lampung Tengah Menuju Sekolah Ini Viral dan Tuai Keprihatinan

“Bertahun-tahun bahkan sampai puluhan tahun, jalan kami belum ada perbaikan,” ucap perekam video tersebut.

Ia memperlihatkan betapa sulitnya warga melintasi jalur itu setiap hari. Menurutnya, sedikit kelengahan dapat berujung pada kecelakaan. Jalan licin kerap membuat pengendara terpeleset dan terjatuh.

“Setiap hari kami lewat sini, setiap hari kami harus hati-hati karena sedikit saja lengah bisa terjatuh,” ujarnya.

Baca Juga: KPK Gelar OTT, Belasan Orang Ditangkap, Salah Satunya Mantan Ditjen Bea Cukai Lampung

Ia juga menyebut jalan tersebut pernah mendapat lapisan aspal. Namun, kondisi itu tidak bertahan lama. Harapan akan perubahan sempat muncul, sebelum akhirnya kembali pupus.

“Sebenarnya jalan ini pernah diaspal, tapi tidak lama kemudian rusak lagi. Kami sempat berharap, kami pikir akhirnya ada perubahan tapi ternyata perubahan itu tidak bertahan lama,” tambahnya.

Kondisi jalan yang rusak disebut berdampak langsung pada aktivitas warga. Jalur tersebut menjadi akses utama bagi permukiman penduduk. Jalan ini juga menjadi rute harian menuju tempat kerja dan sekolah.

“Ini bukan cuma akses jalan untuk lewat, tapi akses untuk anak-anak sekolah, akses orang tua mencari nafkah, dan akses warga untuk hidup,” lanjutnya.

Di sepanjang jalur tersebut, terdapat sebuah taman kanak-kanak yang masih aktif. Meski aksesnya sulit, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan setiap hari. Anak-anak tetap harus melintasi jalan rusak itu untuk bersekolah.

“Ada satu sekolah TK yang berdiri di tengah jalan rusak ini, sekolahnya masih bertahan dan anak-anaknya tetap datang setiap hari. Jalan yang dilalui benar-benar parah banget, luar biasa untuk lewat pokoknya,” terangnya.

Halaman:

Editor: Boy Nugroho

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X