Rabu, 5 Agustus 2026

Beri Lampu Hijau Pinjaman Rp786,5 Miliar di KUA-PPAS 2027, Fraksi NasDem Jember Beri Catatan Khusus

Photo Author
Angga Juli Setiawan, Sketsa Nusantara
- Rabu, 5 Agustus 2026 | 20:36 WIB
Banggar DPRD Jember saat kunjungan ke PT SMI. (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara.id)
Banggar DPRD Jember saat kunjungan ke PT SMI. (Angga Juli Setiawan/SketsaNusantara.id)

SketsaNusantara.id - Badan Anggaran (Banggar) DPRD Jember melakukan konsultasi ke PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), atas munculnya postur anggaran yang masuk dalam rancangan Kebijakan Umum Anggaran, Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) 2027, sebesar Rp786,5 miliar.

Rencananya anggaran yang diajukan oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) tersebut, diperuntukan untuk pembangunan infrastruktur, penerangan jalan umum (PJU) dan rumah sakit.

Setelah konsultasi ke PT SMI, Fraksi NasDem DPRD Jember bersepakat untuk melakukan pinjaman tersebut.

Baca Juga: DPRD Jember Fasilitasi Pemulangan Jenazah Warga Nogosari yang Meninggal di Kotabaru Kalimantan Selatan

“Setelah kami tim Banggar ke PT SMI dan mendapatkan penjelasan secara detail, kami Fraksi NasDem mempertimbangkan untuk menyetujui pinjaman sebesar Rp786,5 miliar tersebut,” ujar Ketua Fraksi NasDem David Handoko Seto, saat dikonfirmasi, Rabu 5 Agustus 2026.

Ia mengatakan, perubahan sikap ini bukan tanpa alasan melainkan hasil konsultasi yang dilakukan Banggar ke Jakarta, agar tidak menjadi beban bagi fiskal daerah nantinya.

“Tetap kami meminta agar ini dibahas secara detail, apalagi kami telah mendengar dan mempertanyakan kekhawatiran terkait pinjaman. Kemudian kita menilai jika pinjaman ini solusi yang ringan dalam percepatan pembangunan daerah,” imbuhnya.

Baca Juga: DPRD Jember Minta Pemkab Kaji Ulang Pinjaman Rp786,5 Miliar, Widarto: Masih Ada Alternatif Selain Utang

“Khususnya untuk pembangunan infrastruktur seperti perbaikan jalan, PJU hingga rumah sakit,” paparnya.

Kendati demikian, David menegaskan jika masih akan menghitung besaran pinjaman atau besaran anggaran yang diperlukan yang tertuang dalam rancangan KUA PPAS 2027.

“Jadi kita lihat nanti besarannya, yang terpenting dihitunh secara jelas masing-masing programnya. Sehingga pinjaman ini selaras dengan skala prioritas pembangunan yang berdasar pada RPJMD dan RKPD,” tegasnya.

Baca Juga: Fraksi Gerindra DPRD Jember Sebut Rencana Pinjaman di RAPBD 2027 Difokuskan untuk Percepatan Pembangunan, Ardi: Demi Kemaslahatan Rakyat

David menjelaskan, terkait bunga yang harus dibayarkan pasca disepakati peminjaman anggaran tersebut.

“Kami juga mempertanyakan soal bunga, dan ternyata ini lebih rendah dibandingkan dengan perbankan. Apalagi kita dengar tadi bunganya tidak flat dan cenderung menurun, artinya hanya dana yang dicairkan dan digunakan untuk pelaksanaan pembangunan saja yang dikenakan bunga,” pungkasnya.

Halaman:

Editor: Angga Juli Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X