SketsaNusantara.id - DPRD Jember telah menerima laporan terkait dengan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) tahun 2025, yang ditaksir mencapai Rp600 miliar.
Silpa tersebut diproyeksikan akan masuk dalam Perubahan APBD 2026 mendatang, namun peruntukannya masih akan dirumuskan detail dalam KUPA APBD 2026 oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).
Ketua DPRD Jember Ahmad Halim mengatakan, keberadaan Silpa merupakan konsekuensi dari adanya sisa belanja yang nantinya akan diformulasikan kembali untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan pada perubahan anggaran.
Baca Juga: DPRD Jember Mulai Bahas APBD 2027, Target dan Proyeksi Pendapatan Daerah Tembus Rp4,5 Triliun
"Ibarat sebuah rumah masih memiliki sisa biaya pembangunan. Sisa itu kemudian disusun kembali untuk memenuhi kebutuhan dalam APBD Perubahan," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu 29 Juli 2026.
Menurut Halim, sebagian besar tambahan anggaran pada perubahan APBD akan diarahkan untuk belanja pegawai.
“Sebab, pada penyusunan APBD murni sebelumnya pemerintah hanya mengalokasikan anggaran gaji selama 10 bulan,” imbuhnya.
"Sehingga masih ada kebutuhan anggaran dua bulan yang belum terakomodasi, termasuk pembayaran gaji ke-13 dan tunjangan hari raya (THR)," katanya.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa alokasi belanja pegawai tetap harus mematuhi ketentuan pemerintah yang membatasi proporsinya maksimal 30 persen dari total APBD.
Halim juga menyampaikan, dari total anggaran Silpa yang tersedia Rp600 miliar tersebut tidak semua bisa digeser karena berkaitan dengan proyeksinya.
“Jadi tidak semua, maka kita lihat nanti dalam draft KUPA nya sehingga bisa dilihat berapa yang bisa digeser,” tutupnya.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI
Artikel Terkait
Jadi Tuan Rumah Liga 4 Nasional, DPRD Jember Dorong Pembenahan Kualitas 2 Stadion dan Fasilitas Olahraga
ASN Promosi Daerah, DPRD Jember Minta Pemkab Mengedepankan Pendekatan Persuasif
SPPG Berhenti Beroperasi, Wakil Ketua DPRD Jember Dorong Segera Evaluasi Penerima Manfaat MBG agar Lebih Tepat Sasaran
Tanggapi Isu Penghentian Program MBG, Politisi Gerindra DPRD Jember: Bukan Ditutup Tapi Harus Ada Evaluasi di Masing-Masing SPPG
Gus Fawait Sodorkan Enam Raperda Strategis ke DPRD Jember, Fokus Lompatan Ekonomi dan Penataan Kota
Reses DPRD Jember di Umbulsari, Hasan Basuki Terima Usulan Alsintan hingga Perbaikan Pagar Gereja
Rencana Pembangunan PLTSa di TPA Pakusari, DPRD Jember Minta Segera Ambil Langkah Konkret Pengolahan Sampah
Dukung Pemkab Luncurkan Program Homcare, DPRD Jember Dorong Pelayanan Kesehatan Bisa Menyentuh Plosok Desa
Program Homecare Segera Diluncurkan, Komisi D DPRD Jember Sebut Kesiapan SDM Jadi Penentu Keberhasilan Program
DPRD Jember Mulai Bahas APBD 2027, Target dan Proyeksi Pendapatan Daerah Tembus Rp4,5 Triliun