SketsaNusantara.id - Pasca ramai di media sosial terkait pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) tahun anggaran 2027, antara Badan Anggaran (Banggar) dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang dilakukan secara tertutup.
Kondisi ini menjadi sorotan dan menuai banyak kritik, alhasil Fraksi PKB DPRD Jember langsung menyampaikan permohonan maaf atas kritik dan masukkan yang diberikan.
Sekretaris Fraksi PKB DPRD Jember Nurhuda Candra Hidayat mengaku terkejut, terkait dengan hasil keputusan rapat tersebut. Sebab, dalam keputusan tersebut anggota Fraksi PKB DPRD Jember terlambat hadir karena masih rapat internal.
“Kami memohon maaf atas nama Fraksi PKB Jember karena keputusan tersebut. Kami secara pribadi juga kaget atas keputusan pembahasan APBD 2027 ini kok dilakukan secara tertutup,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu 29 Juli 2026.
Candra menjelaskan, keterlambatan hadir dalam rapat Banggar bersama TAPD ini dikarenakan bersamaan dengan agenda partai.
“Kami terlambat karena masih rapat di partai, kemudian setelah muncul pemberitaan soal rapat tertutup ini kami kaget karena pembahasan ini tanpa ada insan media,” imbuhnya.
Baca Juga: DPRD Jember Mulai Bahas APBD 2027, Target dan Proyeksi Pendapatan Daerah Tembus Rp4,5 Triliun
Kendati demikian, Fraksi PKB DPRD Jember berkomitmen terkait transparansi publik dalam pembahasan anggaran daerah.
“Melihat kondisi sekarang kami menjamin pembahasan KUA-PPAS maupun APBD berikutnya, baik di tingkat Banggar maupun komisi-komisi, harus diakses secara terbuka,” tuturnya.
"Sebab, ini menyangkut hajat hidup warga dan masyarakat Jember secara luas," tegasnya.
Terkait kelanjutan pembahasan KUA-PPAS, rapat Banggar rencananya akan kembali digelar pada hari Jumat mendatang. Fraksi PKB memastikan akan meminta pimpinan rapat secara resmi untuk membuka status rapat menjadi terbuka untuk media dan publik.***
Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. KLIK DI SINI
Artikel Terkait
ASN Promosi Daerah, DPRD Jember Minta Pemkab Mengedepankan Pendekatan Persuasif
SPPG Berhenti Beroperasi, Wakil Ketua DPRD Jember Dorong Segera Evaluasi Penerima Manfaat MBG agar Lebih Tepat Sasaran
Tanggapi Isu Penghentian Program MBG, Politisi Gerindra DPRD Jember: Bukan Ditutup Tapi Harus Ada Evaluasi di Masing-Masing SPPG
Gus Fawait Sodorkan Enam Raperda Strategis ke DPRD Jember, Fokus Lompatan Ekonomi dan Penataan Kota
Reses DPRD Jember di Umbulsari, Hasan Basuki Terima Usulan Alsintan hingga Perbaikan Pagar Gereja
Rencana Pembangunan PLTSa di TPA Pakusari, DPRD Jember Minta Segera Ambil Langkah Konkret Pengolahan Sampah
Dukung Pemkab Luncurkan Program Homcare, DPRD Jember Dorong Pelayanan Kesehatan Bisa Menyentuh Plosok Desa
Program Homecare Segera Diluncurkan, Komisi D DPRD Jember Sebut Kesiapan SDM Jadi Penentu Keberhasilan Program
DPRD Jember Mulai Bahas APBD 2027, Target dan Proyeksi Pendapatan Daerah Tembus Rp4,5 Triliun
Silpa Tahun Anggaran 2025 Capai Rp600 Miliar, Ketua DPRD Jember: Sebagian Dialokasikan untuk Tambal Belanja Pegawai