Minggu, 19 Juli 2026

LHKPN Jadi Sorotan, Segini Harta Kekayaan Nanik S. Deyang yang Resmi Diangkat Jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana, Isi Garasinya Curi Perhatian

Photo Author
Mila Zhely Nurul Hidayah, Sketsa Nusantara
- Rabu, 3 Juni 2026 | 12:30 WIB
Potret Nanik S. Daeyang yang resmi diangkat jadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Dadan Hindayan (Instagram/badangizinasional.ri)
Potret Nanik S. Daeyang yang resmi diangkat jadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Dadan Hindayan (Instagram/badangizinasional.ri)

Sebagian besar harta kekayaan Nanik S. Deyang berasal dari aset tanah dan bangunan di Bekasi dan Depok, jawa Barat dengan total mencapai Rp5,4 miliar.

Selain itu, koleksi kendaraan Nanik juga menarik perhatian publik. Tercatat ia memiliki 3 kendaraan yang ditaksir senilai Rp705 juta.

Lulusan S2 Ilmu Kehutanan UGM itu tercatat memiliki 1 unit mobil mewah BMW 520i keluaran tahun 2014 senilai Rp460 juta dan Toyota Fortuner 2.7 Lux A/T senilai Rp180 juta hingga Toyota Avanza tahun 2007 seinlai Rp65 juta.

Baca Juga: LHKPN Jadi Sorotan, Mengulik Kekayaan Fantastis Teddy Indra Wijaya yang Meroket Tembus 20 M Pasca Setahun Jadi Seskab, Isi Garasinya Bikin Melongo

Tak hanya itu, Nanik S. Daeyang juga memiliki simpanan Kas atau setara Kas senilai Rp196,2 juta.

Nanik S. Deyang tercatat tak memiliki surat berharga dan tidak punya tanggungan hutang sehingga jumlah kekayaannya mencapai Rp 6.303.290.605 atau sekitar Rp6,3 miliar.

Kini, dengan jabatan baru sebagai Kepala Badan Gizi Nasional, publik menaruh perhatian besar terhadap langkah dan kebijakan yang akan diambil Nanik dalam mengawal pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu upaya  mengatasi masalah stunting di Indonesia.

Baca Juga: Prabowo Rombak Total Pimpinan BGN, Dadan Hindayana dan 2 Wakil Diganti, Bagaimana Nasib Program MBG Selanjutnya?

Istana menjelaskan bahwa Dadan Hindayana dicopot dari jabatannya sebagai Kepala BGN karena masalah kedisiplinan dan kegagalan dalam menjaga kualitas program Makan Bergizi Gratis.

Pelaksanaan program di lapangan memicu berbagai evaluasi negatif, termasuk maraknya kasus keracunan massal setelah ditemukan masalah dalam menjalankan program MBG tanpa standar operasional (SOP) yang telah ditetapkan.

Presiden mengevaluasi catatan kinerja dan pelanggaran selama memantau jalannya BGN.

Untuk memperbaiki tata kelola dan operasional program MBG ke depannya, Istana kemudian menunjuk Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru.***

Jangan sampai ketinggalan kabar-kabar terbaik setiap hari dari SketsaNusantara.id dengan bergabung di WhatsApp Channel SketsaNusantara.id. Klik di sini 

Halaman:

Editor: Zuhana Anibuddin Zuhro

Sumber: elhkpn.kpk.go.id

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X